SAMPIT, radarsampit.com –Warga Kota Sampit dan sekitarnya banyak memanfaatkan libur akhir pekan dengan pergi ke tempat wisata. Terutama untuk mengusir rasa penat di tengah hawa panas dan hiruk pikuk perkotaan, setelah seminggu beraktivitas. Pantai Ujung Pandaran menjadi salah satu destinasi wisata incaran.
Memasuki musim liburan sekolah Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit menjadi pilihan tempat liburan wisatawan lokal.
Salah seorang pengunjung, Jaya mengatakan ia memilih berwisata ke Pantai Ujung Pandaran bersama keluarga dan temannya. Karena ingin memanfaatkan libur akhir pekan, sehingga ia memutuskan untuk berwisata di Pantai Ujung Pandaran yang biasa paling ramai dikunjungi oleh warga saat musim libur tiba.
“Kebetulan libur kerja dan anak-anak juga sudah libur sekolah, karena sudah kelulusan SMP. Jadi ngajak liburan gak jauh-jauh di Kotim saja. Soalnya saat libur biasanya disini ramai dikunjungi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Jaya menyatakan, ia dan keluarganya saat liburan akhir pekan dan pada momen liburan tahun baru, Pantai Ujung Pandaran menjadi salah satu tujuan utama yang di kunjungi.
“Saya sering kesini, terutama pada hari libur, biasa saya datang kesini,” ucapnya.
Pantai Ujung Pandaran merupakan salah satu destinasi wisata yang mudah untuk dikunjungi, menjadi alternatif pilihan keluarga untuk berlibur.
Pantai tersebut memiliki wisata yang cukup memadai untuk dinikmati bersama keluarga. Sehingga tak heran saat libur, Pantai Ujung Pandaran sering menjadi sasaran rekreasi wisatawan lokal.
Pantai Ujung Pandaran memiliki daya tarik sendiri bagi wisatawan lokal dan sekitarnya. Seperti saat momen libur Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah beberapa waktu lalu misalnya, pengunjung yang berlibur ke objek wisata tersebut diperkirakan mencapai 7.000 orang
Selain dari Kotim, pengunjung yang berasal dari luar Kabupaten Kotim juga banyak yang datang berkunjung ke objek wisata andalan kabupaten ini.
Banyaknya jumlah kunjungan ke objek wisata Pantai Ujung tahun ini salah satunya karena pemerintah sudah memberi kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat, disisi lain juga karena sudah tidak ditemukannya kasus Covid-19 di wilayah ini. Sehingga tahun ini masyarakat bisa berlibur dengan lebih leluasa tanpa terbatas oleh aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor menginginkan sektor pariwisata yang ada di wilayah ini menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar. Dirinya ingin menjadikan sektor pariwisata menjadi sumber PAD baru dan terbesar, sehingga potensi yang dapat digali dari pariwisata akan dimaksimalkan.
Diharapkan kedepannya akan besar potensi PAD yang tergali dari berbagai wisata di Kotim, dengan tujuan untuk menarik wisatawan untuk lebih banyak lagi berkunjung ke Kotim.
Banyaknya objek wisata yang berada di Kotim, tentunya mendukung program menjadikan Kotim sebagai Kota Wisata, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kotim membuat sebuah buku kumpulan kegiatan dan objek wisata yang bisa menjadi panduan wisatawan.
Beberapa objek wisata bahkan berada di dalam kota, yang lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota, seperti Museum Kayu Sampit, Ikon Jelawat, Taman Miniatur Budaya Kotim, Bundaran Balanga hingga wisata Susur Sungai Mentaya.
Tempat wisata lainnya yang cukup banyak mendapat kunjungan dari wisatawan adalah Pantai Ujung Pandaran, yang merupakan objek wisata andalan kabupaten ini. (yn/gus)








