Pasar Ramadan Sampit Dibuka Besok, Pengunjung Diminta Patuhi Prokes

Pasar Ramadan di Sampit bakal dibuka besok
PANTAU KESIAPAN: Wakil Bupati Kotim Irawati memantau kesiapan Pasar Ramadan di Kawasan Taman Kota Sampit, Jumat (1/4). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Pasar Ramadan di Sampit bakal dibuka besok, Minggu (3/4). Wakil Bupati Kotim Irawati meminta pedagang agar menjaga kualitas makanan. Selain itu, pengunjung juga diminta mematuhi protokol kesehatan

Lokasi Pasar Ramadan ditempatkan di Jalan Letnan Jenderal Siswondo Parman. Tepatnya di kawasan Taman Kota Sampit, berhadapan dengan Pasar eks Mentaya Teater.

Bacaan Lainnya

Pemkab Kotim telah menyediakan tenda sebanyak 26 unit. Masing-masing berukuran 3×3 meter, lengkap dengan meja yang dapat menampung 46 pedagang. Dengan lokasi yang strategis dan berada di pinggir jalan, pedagang yang ingin berjualan di Pasar Ramadan diprediksi lebih banyak.

Persiapan pemasangan tenda yang dilaksanakan Senin (28/3) lalu. Bahkan, Disperdagin memaksimalkan tempat dengan menambah penyediaan tenda. Dari yang tadinya 20 tenda menjadi 31 tenda. Semua tenda didirikan lengkap dengan meja untuk tempat pajangan makanan dan minuman pedagang.

Wakil Bupati Kotim Irawati saat memantau persiapan pasar tersebut berpesan kepada pedagang agar menjaga kualitas makanan dan minuman yang dijual.

”Jangan menggunakan zat pewarna yang berbahaya. Jangan pakai pengawet dan tetap jaga kebersihan. Jangan sampai masyarakat ingin mencari menu buka puasa, tapi malah jadi penyakit,” ujarnya.

Irawati juga menekankan kepada pedagang dan pengunjung Pasar Ramadan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. ”Memang kita memasuki masa endemi. Tapi, pedagang dan pembeli tetap patuhi prokes, wajib pakai masker agar dapat menghindari Covid-19 dan menekan angka penyebaran Covid-19,” katanya.

Penempatan lokasi Pasar Ramadan yang berada tepat di pinggir jalan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kotim. Khususnya pedagang serta dapat memudahkan pengunjung yang ingin berbelanja.

Baca Juga :  Legislator Senayan Ini Gratiskan Lapak Pedagang, Bantu Pelaku UMKM

”Sesuai keinginan masyarakat yang meminta (Pasar Ramadan) di tempat di luar, maka kami berharap masyarakat lebih mudah berbelanja, karena tidak perlu masuk ke dalam lebih jauh,” ujarnya.

Sebagai informasi, penetapan 1 Ramadan 1443 Hijriyah jatuh pada Minggu, 3 April 2022. Penetapan awal bulan puasa ditetapkan Kementerian Agama berdasarkan hasil sidang isbat yang dilaksanakan pukul 18.00 WIB, Jumat (1/4).

Kepala Disperdagin Kotim Zulhaidir mengatakan, ada sekitar 60-an pedagang yang mendaftar berjualan di Pasar Ramadan. Pihaknya juga melibatkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya bidang usaha home industry, seperti produksi usaha aneka camilan khas Sampit.

”Tenda untuk pelaku UMKM sudah kami siapkan tiga tenda, apabila nanti kurang dapat menyesuaikan dengan tenda yang masih tersedia,” kata Zulhaidir.

Selain itu, untuk memeriahkan pelaksanaan Pasar Ramadan, pihaknya juga berupaya menggandeng sponsor atau mitra kerja pemerintah untuk bergabung meramaikan Pasar Ramadan.

”Ada beberapa rekanan kami yang akan buka stand di Pasar Ramadan, seperti Telkomsel, PT Wings, Le Mineral, Suzuki dan masih ada beberapa rekanan lagi yang kemungkinan ikut bergabung di Pasar Ramadan,” katanya.

Sementara itu, mengenai kesiapan pembukaan Pasar Ramadan, Zulhaidri menyebut hingga sudah mencapai 80 persen. ”Kesiapan Pasar Ramadan saya lihat sudah capai 80 persen. Semua tenda untuk pedagang sudah terpasang, meja sudah disiapkan, listrik sudah disiapkan, tinggal tenda untuk panggung yang menyusul. Semua lapak tenda kami siapkan gratis untuk pedagang,” tandasnya. (hgn/ign)

Pos terkait