PALANGKA RAYA – Membangkitkan perekonomian para pelaku usaha kecil menengah yang terdampak pandemi Covid-19, jadi alasan utama Anggota DPR RI Agustiar Sabran menggelar Pasar Ramadan Kapakat Itah Berkah. Kegiatan itu diharapkan jadi momentum kebangkitan ekonomi warga.
Sebanyak 40 lapak yang disediakan di Pasar Ramadan Kapakat Itah Berkah digratiskan untuk pedagang. Kegiatan yang mengambil tempat di lingkungan Huma Betang Hapakat di Jalan RTA Milono itu bekerja sama dengan, MUI, Ansor, Kadin, KNPI, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Ketua PWNU Provinsi Kalteng HM Wahyudi F Dirun menyambut baik kegiatan tersebut. Apalagi disediakan secara gratis untuk memudahkan masyarakat. ”Semoga berkah barokah. Ini merupakan pahala besar dalam membantu masyarakat. Apalagi dalam kondisi saat ini,” ujarnya.
Ketua Panitia Pasar Ramadan Kapakat Itah Chandra Ardinata mengatakan, langkah itu merupakan inisiasi dari Agustiar Sabran bagi masyarakat. Terlebih selama dua tahun belakangan, para pelaku UMKM sangat terdampak.
”Makanya stan yang ada digratiskan, tidak ada dipungut apa pun. Bahkan, listriknya ditanggung. Pasar Ramadan ini adalah inisiasi dari Agustiar Sabran. Digelar selama 29 hari atau H-1 sebelum Lebaran. Semoga kegiatan ini mendapatkan berkah. Jujur, banyak pedagang yang mau ikut, tetapi keterbatasan lapak,” ujar Ardinata.
Dia melanjutkan, ada sekitar 40 pedagang UMKM bergabung, baik dari pedagang CFD, Bawi Dayak, dan UMKM lainnya, sehingga berbagai jajanan Ramadan tersaji di lokasi tersebut. Terbukti banyaknya animo masyarakat datang dan berbelanja. Pasar itu tak hanya menjual makanan, namun juga berbagai kerajinan dan produk UMKM.
”Semakin hari animo masyarakat meningkat. Pokoknya kami berikan yang terbaik untuk masyarakat. Jadi, silakan datang dan sama-sama kita bangkitkan ekonomi masyarakat. Makanannya dijamin halal, aman, dan higienis,” ujarnya.
Ardinata mengharapkan tahun depan bisa diselenggarakan kembali. Sebagai bentuk komitmen bersama membangkitkan ekonomi masyarakat, sehingga geliat ekonomi semakin tumbuh dan bergerak. Langkah itu juga mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi.