Pasien Rawat Jalan Diimbau Unduh Aplikasi JKN Mobile

Awal Juni, RSUD dr Murjani Sampit Mulai Berlakukan Layanan Antrean Online

kontrak murjani
LAYANAN ANTREAN : Layanan pendaftaran pasien rawat jalan di lantai dasar RSUD dr Murjani Sampit, Rabu (17/5). HENY/RADAR SAMPIT

SAMPIT,Radarsampit.com – Seluruh pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit berstatus sebagai pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) atau biasa dikenal dengan sebutan pasien BPJS Kesehatan maupun pasien umum (bukan peserta JKN) diimbau untuk mendownload (unduh) aplikasi JKN Mobile.

Aplikasi JKN Mobile menjadi suatu keharusan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan saat berobat di rumah sakit. Hal itu dikarenakan, RSUD dr Murjani Sampit pada 5 Juni 2023 mulai memberlakukan penerapan layanan antrean online berbasis website yang mengharuskan setiap pasien mendaftar melalui aplikasi JKN Mobile dan website resmi RSUD dr Murjani Sampit.

Bacaan Lainnya

“Kami mengimbau mulai dari sekarang seluruh masyarakat terutama yang sering berobat di RSUD dr Murjani Sampit agar mendownload aplikasi JKN Mobile. Karena, mulai 5 Juni 2023 mulai menerapkan layanan antrean online berbasis website,” ujar Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Sutriso melalui Kepala Bidang Pelayanan Medik dr Yulia Nofiany, Selasa (23/5).

Layanan antrean online ini secara langsung mengarahkan masyarakat Kotim khususnya yang berobat untuk lebih ‘melek’ teknologi dengan mengikuti perkembangan era digital dizaman sekarang yang sebagian besar sudah menggunakan telepon pintar (gadget) seperti handphone android.

Sehingga, pada saat layanan antrean online mulai diberlakukan diharapkan masyarakat Kotim yang berobat tidak kaget alias kagok dan bisa menyesuaikan dan membiasakan menggunakan sistem layanan antrean online berbasis website.

“Di era digitalisasi yang semakin canggih, kami berasumsi sebagian besar masyarakat sudah memiliki handphone android. Sehingga, kami harapkan seluruh pasien JKN memiliki handphone android dan sudah mendownload aplikasi JKN Mobile,” katanya.

Layanan antrean online menjadi salah satu upaya dalam mengurangi  penumpukkan pasien rawat jalan dilantai dua ruang pendaftaran. Melalui layanan antrean online, pasien rawat jalan diharapkan lebih mudah dan praktis mengakses layanan, mendapatkan jaminan kepastian layanan dan tidak perlu harus mengantre lama.

“Layanan antrean online kami berlakukan secara bertahap, per 5 Juni 2023 itu dimulai dari pasien rawat jalan terlebih dahulu, kedepannya kemungkinan pasien rawat inap juga melalui antrean online juga. Pasien yang mengantre secara online menjadi prioritas dan dijamin mendapatkan kepastian layanan,” ujarnya.

Selama ini pasien rawat jalan yang berobat di rumah sakit harus melakukan screnning awal di lantai dasar, kemudian menggunakan antrean pendaftaran mandiri (APM) untuk mendapatkan nomor antrean kemudian mengantre dilantai dua untuk menyerahkan surat eligibilitas pasien (SEP) baik sebagai peserta JKN atau pasien umum.

SEP ini merupakan surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam hal ini Puskesmas dan dokter praktek yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN. SEP ini wajib dibawa sebagai tindaklanjut layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) dalam hal ini rumah sakit.

“Dengan diberlakukannya layanan antrean online, tidak perlu lagi screening awal dan tidak perlu lagi antre pendaftaran dilantai dua untuk menyerahkan SEP. Karena, pasien bisa melakukan pendaftaran secara online melalui JKN Mobile dengan menginput nomor rujukan yang tertera dari puskesmas untuk tindaklanjut layanan di rumah sakit,” ujarnya.

Dalam penerapan layanan antrean online, RSUD dr Murjani Sampit bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan menerapkan dua tahapan yang harus dilakukan setiap calon pasien yang berobat yaitu melakukan pendaftaran secara online melalui JKN Mobile dan Website RSUD dr Murjani Sampit dengan waktu pendaftaran dibuka mulai pukul 14.00 -21.00 WIB. Kemudian, pada hari berikutnya melakukan check in untuk mengatahui bahwa pasien sudah berada diareal rumah sakit dan siap dilayani.

Pos terkait