SAMPIT – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sampit kembali melaksanakan program corporate social responsibility (CSR). Tak tanggung-tanggung, kali ini tanggung jawab sosial BRI diwujudkan dalam bentuk bantuan senilai Rp 497 juta untuk Polres Kotim yang dialokasikan untuk pembangunan Taman Kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari 18 di Jalan Yos Sudarso.
Penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di teras bangunan TK Kemala Bhayangkari 18 yang dihadiri Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi, Pemimpin BRI Cabang Sampit Dhinar Adi Nugroho, Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Lucy Dian Andayani, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Kotim Maya Fany Harris beserta tamu tamu undangan lainnya.
Pemimpin Cabang BRI Sampit Dhinar mengatakan bahwa proses pengajuan proposal oleh Polres Kotim ke BRI Pusat sudah dimulai sejak Agustus 2019 lalu. Ketika itu, dirinya masih bertugas di BRI Kanwil Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Saat itu saya yang melakukan survei ke lokasi dan belum bertugas di BRI Cabang Sampit. Saya menyaksikan sendiri untuk survei lokasi bangunan memang sangat memperihatinkan. Dilihat dari kondisi bangunan saja sepertinya lebih tua umur Tknya daripada saya,” kata Dhinar Adi Nugroho, Kamis (3/6).
Dirinya mengapresiasi visi misi pembangunan TK Kemala Bhayangkari dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). “Mau teknologi secanggih apapun kalau tidak dapat mengikuti perkembangan zaman dan SDMnya tidak memumpuni maka bangsa Indonesia sulit maju. Mulai dari PAUD inilah dasar pembentukan karakter bangsa yang kuat dibentuk sejak dini untuk menjadikan Indonesia maju,” kata pria yang baru bertugas sejak 4 April 2021 ini.
Tanggung jawab sosial BRI Cabang Sampit menjadi bukti keseriusan kepedulian BRI kepada sesama khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
“CSR ini bukti kepedulian kami, khususnya yang berfokus dibidang kesehatan dan pendidikan. Seperti kita ketahui bersama pandemi Covid-19 masih menghantui negeri, hampir 90 persen CSR dioptimalkan untuk penanganan Covid-19 seperti penyediaan alat kesehatan, ambulance, dan bantuan kepada tenaga kesehatan,” katanya.
Bantuan CSR dari BRI Cabang Sampit rutin disalurkan minimal dalam setahun satu sampai dua kali penyerahan bantuan ke Pemkab Kotim dan berbagai pihak terkait yang membutuhkan bantuan.
“Tahun ini, CSR ini termasuk yang paling besar Rp 500 juta kurang Rp 3 juta. Selama saya keliling tugas ke Kaltara, Kaltim, Kalsel, bantuan untuk pembangunan TK Kemala Bhayangkari ini setahu saya yang paling besar. Karena, manfaatnya juga besar untuk jangka panjang. Sesuai saja dengan perjuangannya sampai menuai tangis dan air mata. Artinya, niat baik ini akhirnya terwujud dan saya berdoa semoga diberikan keberkahan, dan semoga proses pembangunan bisa cepat selesai,” katanya.
Dhinar mengharapkan kedepannya TK Kemala Bhayangkari dapat menjadi TK percontohan modern serba digital. Pihaknya berupaya memberikan edukasi yang dapat digunakan, seperti melalui aplikasi managemen pengelolaan sekolah yang meliputi bidang akademik, administrasi dan informasi yang menghubungkan interaksi antara sekolah, orang tua dan siswa dalam satu platform yang dinamakan aplikasi Junio Smart BRI.
“Berbagai kemudahan dari kami telah ditawarkan, semoga TK ini yang lebih dulu memulai penggunaan teknologi modern serba digital yang bisa dimanfaatkan untuk memberikan kemudahan masyarakat,” katanya.
Kapolres Abdoel Harris Jakin mengatakan perjuangan pengajuan proposal dari Agustus 2019 hingga akhirnya November 2020 bangunan tua TK Kemala Bhayangkari yang telah berdiri sejak 1957 itu dibongkar alias direnovasi total.








