Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 di Kotim

Gelar Layanan Pengobatan Spesialistik dan Berbagai Lomba

hari kesehatan
FAMILY GATHERING: Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi memotong tumpeng saat family gathering dalam rangka HKN ke-60 di Kantor Dinkes Kotim, Selasa (12/11). (HENY/RADAR SAMPIT)

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-60 yang dilaksanakan kemarin (12/11), menjadi puncak rangkaian HKN yang diselenggarakan insan kesehatan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

HENY, Sampit | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

Mulai pagi, seluruh insan kesehatan di Kotim melaksanakan senam sehat bersama di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kotim. Kegiatan itu diikuti sekitar 450 orang.

Acara dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng, pengundian doorprize, lomba estafet sarung dan hiburan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Umar Kaderi mengatakan, peringatan HKN yang ke-60 mengusung tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama”. Tema ini bertujuan untuk mengajak semua masyarakat untuk bergerak mewujudkan Indonesia yang sehat.

”Setiap orang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan, mulai dari hal-hal kecil, seperti menerapkan pola hidup sehat, termasuk aktivitas fisik, mengelola stres, menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” kata Umar, Selasa (12/11).

Perjalanan panjang dalam mewujudkan Indonesia sehat telah dilalui bersama. Berbagai tantangan telah dihadapi, namun semangat untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat tidak pernah surut.

”Pada peringatan HKN ke-60 ini, mari kita sejenak merefleksikan capaian yang telah kita raih dan merencanakan langkah-langkah strategis ke depan,” ucapnya.

Beberapa tahun terakhir, lanjutnya, insan kesehatan telah bekerja keras mengatasi berbagai permasalahan kesehatan, mulai dari pandemi Covid-19 hingga peningkatan kasus penyakit tidak menular dan masalah kesehatan jiwa. Di samping masalah kesehatan ibu, anak, dan gizi.

”Imunisasi dan penyakit menular belum bisa kita selesaikan secara optimal. Walaupun demikian, ada beberapa peningkatan capaian program kesehatan dan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin merata serta peningkatan kualitas sarana prasarana dan layanan kesehatan,” katanya.

“Peningkatan tersebut tidak lepas dari kerja keras, kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kontribusi semua pihak yang telah diberikan,” tambahnya.

Lebih lanjut Umar mengatakan, keberhasilan Indonesia kembali masuk ke dalam kelompok upper middle-income country atau berpenghasilan menengah setelah terpuruk di era Covid-19, menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang.

”Periode bonus demografi yang tengah bangsa Indonesia hadapi, terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara. Kita harus bisa memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia untuk lolos menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Lebih lanjut Umar mengatakan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat menjadi pilar transformasi kesehatan menuju perubahan yang lebih baik.

Transformasi kesehatan menjadi tonggak penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia menuju bangsa yang maju. Langkah perubahan yang sudah dilakukan dapat menjadi dasar yang kuat dalam percepatan program kesehatan di masa depan.

Sebagai program prioritas Kabinet Merah Putih, Presiden RI Prabowo Subianto memberi penekanan di tiga area program kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TBC dan pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal.

”Saya berpesan kepada seluruh jajaran kesehatan untuk berkontribusi maksimal terhadap kesuksesan pencapaian program pemerintah tersebut. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program kesehatan yang telah dicanangkan pemerintah. Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, sehingga kita dapat hidup lebih produktif dan berkualitas,” ujarnya.

Pos terkait