Perkebunan Tolak Sumbangkan Arealnya untuk Jalan Khusus, Keterlaluankah?

truk melintas dalam kota
PERLU PENGAWASAN: Truk yang melintas dalam Kota Sampit, beberapa waktu lalu. (DOK.RADO/RADAR SAMPIT)

Pemerintah daerah juga sedang merintis jalan khusus angkutan berat, yakni dari Jalan Jenderal Sudirman Km 59 Desa Pondok Damar menuju Pelabuhan Bagendang. Jika jalan ini fungsional, maka angkutan berat tidak perlu lagi melintasi jalan lingkar selatan maupun jalan dalam kota.

Jalan khusus tersebut diharapkan lebih efektif, karena menghemat jarak dan waktu tempuh. Ini juga diharapkan membuat jalan umum yang selama ini dilewati kendaraan perusahaan, bisa lebih awet karena tidak cepat rusak.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotim Kaspul Zain mengatakan, jalan khusus Pondok Damar-Bagendang itu merupakan salah satu alternatif agar jalan dalam kota tidak terbebani. Rencana itu telah dibahas bersama DPRD, yakni jalan sepanjang 54,7 km.

”Saat ini masih ada permasalahan, karena ada satu perusahaan yang belum menyepakati. Rencananya kami akan mengadakan rapat internal dulu di Komisi IV,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kotim Kurniawan. (ang/ign)

Baca Juga :  Ramadan Ini, Tarawih Bakal Dua Shift

Pos terkait