Polres Kapuas dan Katingan Pastikan Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

polres kapuas pengamanan nataru
PENGECEKAN: Kabagops Polres Kapuas AKBP Qori Wicaksono mengecek pos pengamanan Natal dan Tahun Baru. (ALEXANDER/RADAR SAMPIT)

KUALA KAPUAS, radarsampit.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, Polres Kapuas membangun pos pengamanan di sejumlah titik di Kota Kuala Kapuas, Kamis (22/12). Hal tersebut untuk menjamin kelancaran momentum tersebut serta menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada hari besar keagamaan.

Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono didampingi Kabagops Polres Kapuas Kompol Permadi mengecek langsung persiapan sarana dan prasarana tiga pos pengamanan Operasi Lilin Polres Kapuas 2022.

Bacaan Lainnya

Permadi mengatakan, pengecekan dilakukan untuk mendukung jalannya Operasi Lilin Polres Kapuas 2022 dan mengecek kesiapan personel serta sarana yang digunakan.

”Pos pengamanan Operasi Lilin ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama Natal dan Tahun Baru, serta dapat mengimbau masyarakat, untuk selalu menjaga keselamatan berlalu lintas selama melakukan perjalanan mudik Natal 2022 dan Tahun baru 2023,” katanya.

Baca Juga :  MANTAP!!! Pelanggar Lalu Lintas di Kapuas Menurun

Pengecekan tersebut dilaksanakan di jalan Trans Kalimantan Bundaran Besar, pos pengamanan di Jalan Jenderal Achmad Yani depan Gereja GKE Sinta, dan di Jalan Mawar feri penyeberangan.

Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan Polres Katingan. Tim gabungan melakukan pemantapan pasukan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo mengatakan, apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana.

”Polri dengan dukungan TNI, K/L, pemerintah daerah, mitra keamanan, serta stakeholder terkait menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023,” katanya.

Dia melanjutkan, Operasi Lilin 2022 dilaksanakan dengan mengerahkan 166.322 personel gabungan yang ditempatkan pada 1.845 pos pengamanan, 695 pos pelayanan, dan 89 pos terpadu, guna mengamankan 52.636 objek pengamanan.

Pos terkait