PT Ensbury Gelar Ritual Adat Bersama Tokoh Arut Utara

ensbury
ADAT: Foto bersama pada saat acara ritual adat di Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara pada Rabu (19/6/2024)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Jajaran Manajemen PT Ensbury di Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menggelar acara ritual adat Menyanggar Banua bersama Damang Kepala Adat, Mantir adat dan sejumlah tokoh masyarakat di lokasi PT Ensbury pada Rabu (19/6/2024).

Damang Kepala Adat, Arut Utara, Sarwin mengatakan, ritual ini sebagai sebuah tradisi leluhur yang patut dilestarikan sebagai bentuk kepedulian kepada mahluk yang tidak kasat mata.

Bacaan Lainnya
Gowes

Tradisi leluhur tersebut masih dijunjung tinggi dan dilestarikan sebagai bentuk pemberian persembahan agar diberikan keselamatan dan kelancaran.

“Acara ritual adat Menyanggar Banua ini merupakan budaya leluhur yang harus tetap kita lestarikan. Kami mengapresiasi kepada PT Ensbury yang telah melakukan acara ini,” ungkap Sarwin.

ensbury 1

Ferdinand Christianto Direktur Utama PT Ensbury dalam acara ini menyampaikan bahwa pihaknya melalui manajemen baru akan membuka diri berbaur dengan masyarakat.

Baca Juga :  Masjid Nurul Iman, Dulunya Rawan Pencurian, Mulai Jarang setelah Puluhan CCTV Terpasang

Tidak hanya itu, pihaknya juga berkomitmen memenuhi tanggungjawab dalam persoalan pajak dan perizinan sebelum melaksanakan kegiatan penambangan.

“Kita ini sekarang manajemen baru berbeda dengan sebelumnya. Kita ini baru akan mulai, kita akan penuhi semua ketentuan pajak, legalitas perizinan dan sebagainya, ” kata Chistanto dihadapan para tokoh masyarakat.

Saat ini PT Ensbury masih fokus melakukan penataan diinternal. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan segera melakukan ekplorasi dalam beberapa bulan kedepan.

“Kita dalam waktu dekat akan eksplorasi terlebih dahulu, belum bisa produksi langsung. Terkait tenaga kerja, kami juga komitmen akan melibatkan dan mengutamakan warga lokal sebagai mitra dan bagian dari PT Ensbury,” terangnya.

Pada manajemen kali ini Christanto dengan tegas akan mengikuti semua prosedur dan tahapan dalam pengelolaan tambang.

Ia menerangkan, acara ritual adat yang dilakukan bersama tokoh masyarakat ini sebagai bentuk awal dimulainya aktivitas tambang, di bawah kendali manajemen baru sekaligus melakukan penataan dan pembenahan supaya sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah.



Pos terkait