PT KSO Penuhi Regulasi Ketenagakerjaan di Kabupaten Lamandau

soc 50 eksemplar
KETENAGAKERJAAN: Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lamandau menyosialisasikan tentang aturan ketenagakerjaan di PT KSO. (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

NANGA BULIK, RadarSampit.com – PT Khatulistiwa Sinergi Omnidaya telah memenuhi regulasi pemerintah perihal penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 80 persen. Di samping itu juga telah mempekerjakan tenaga kerja wanita sebanyak 8 orang untuk administrasi dan cleaning service.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Nakertrans, Atie Dieni usai melakukan sosialisasi perlindungan hak ketenagakerjaan perempuan dan penyandang disabilitas, Rabu (21/9).

Bacaan Lainnya

“PT. KSO juga telah memenuhi regulasi pemerintah tentang perekrutan terhadap tenaga kerja penyandang disabilitas sebanyak 1 %. Serta telah memenuhi regulasi pemerintah terkait hak -hak tenaga kerja perempuan,” ungkapnya.

Materi yang disosialisasikan di antaranya adalah Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan terkait hak perempuan dan Undang-undang Nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Serta perusahaan diminta mengakomodir pekerja lokal yakni masyarakat dari sekitar perusahaan.

“Dari hasil sosialisasi dan sharing untuk hak perempuan sebagian besar sudah memahami dan sudah melaksanakan. Namun terkait penyandang disabilitas, beberapa di antaranya belum memahami karyawan yang masuk kategori disabilitas,” tuturnya.

Baca Juga :  Tak Bisa Renang, Pemuda Tewas Tenggelam

Untuk hak pekerja perempuan di antaranya adalah cuti/istirahat gugur kandungan, cuti/istirahat sebelum dan sesudah melahirkan, cuti/istirahat haid, dan ada hak khusus bagi perempuan jika harus bekerja shift malam.

Sementara itu, Manajer PT Khatulistiwa Sinergi Omnidaya (KSO) melalui perwakilan HRD, Silvana Simarmata mengungkapkan bahwa selama ini pihak perusahaan telah berupaya maksimal menerapkan ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan maupun kebijakan daerah.

Pos terkait