Puluhan Jiwa Warga Lamandau Menumpang di Rumah Tetangga

peduli kebakaran
PEDULI: Polres Lamandau memberikan bantuan berupa sembako dan uang untuk korban kebakaran  di RT 8 Nanga Bulik, Jumat(1/12/2023) sore.

NANGA BULIK, radarsampit.com – Lima kepala keluarga atau 23 jiwa kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran menghanguskan enam rumah di RT 8 Nanga Bulik, Jumat(1/12/2023) sore. Seluruh rumah beserta isinya ludes. Korban kebakaran kini tinggal di rumah keluarga maupun tetangga. Bantuan untuk meringankan beban para korban pun mulai berdatangan.

Sabtu (2/12/2023), Kapolres Lamandau AKBP Bronto beserta jajarannya juga datang langsung ke lokasi kebakaran untuk memantau kondisi para korban dan memberikan bantuan berupa sembako dan uang.

Bacaan Lainnya

“Informasi sementara yang diterima, kebakaran akibat korsleting listrik, karena rumah sumber api pertama dalam keadaan kosong, kemudian api menjalar ke rumah lain di sekitarnya akibat angin kencang,” tutur AKBP Bronto.

Semua bangunan terbuat dari kayu sehingga terbakar dengan cepat, walaupun hujan deras. Satreskrim Polres Lamandau bersama dengan Polsek Bulik Tengah melakukan penyelidikan di tempat kejadian. “Nanti hasilnya akan kita sampaikan apakah ada sabotase atau murni musibah kebakaran. Tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan kerugian material sekitar Rp 600 juta,” bebernya.

Baca Juga :  Tergiur Upah Belasan Juta, Usin Nekat jadi Kurir Sabu

Kepala BPBD Kabupaten Lamandau Hendikel membeberkan,  tim akan melakukan penghitungan kerusakan dan kerugian, selanjutnya pemerintah daerah akan memberikan bantuan. “Kemarin sudah diberi bantuan oleh dinsos untuk makanan siap saji dan lainnya. Dari dinas pendidikan juga ada bantuan seragam sekolah untuk anak-anak yang masih sekolah,” bebernya. (mex/yit) 

 



Pos terkait