Resmikan Koperasi SDN 3 Kotabesi Hilir, Halikinnor Teringat Masa Awal Berkarier

bupati kotim halikinnor meresmikan koperasi
PERESMIAN: Bupati Kotim Halikinnor menghadiri kegiatan pameran sekaligus meresmikan Koperasi SDN 3 Kotabesi Hilir, Selasa (20/12). (IST/RADAR SAMPIT)

Kecamatan Kotabesi punya kenangan tersendiri bagi Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor. Di wilayah itulah orang nomor satu di Kotim ini mengawali jejak kariernya sebagai abdi negara.

HENY-radarsampit.com, Sampit

Bacaan Lainnya

Di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, Halikinnor tetap menjalankan tugasnya turun langsung ke masyarakat. Ditopang dua tongkat bantu jalan, dia terlihat semangat menghadiri peresmian Koperasi SDN 3 Kotabesi Hilir, Kecamatan Kotabesi, Selasa (20/12) lalu.

Tugasnya kali ini membawanya pada kenangan puluhan tahun silam. Halikinnor menapaki perjalanan kariernya sebagai pegawai sipil negara (PNS) yang bertugas di Kotim dari Kotabesi.

”Alhamdulillah, saya masih diberikan kekuatan dari Allah untuk menghadiri kegiatan gelar pameran karya dan peresmian Koperasi SDN 3 Kotabesi Hilir,” kata Halikinnor yang ketika itu mengenakan kemeja merah muda.

Dalam kondisi lutut yang masih dalam tahap pemulihan pascaoperasi beberapa minggu lalu, Halikinnor berusaha tampil dan bertanggung jawab menghadiri setiap kegiatan. Sebagai orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung, kehadirannya menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu para tamu dan masyarakat setempat.

Warga menyambutnya dengan riang gembira. Apa pun kegiatannya, bagi Halikinnor, selagi waktu dan fisik memungkinkan, dirinya selalu menyempatkan hadir.

”Kecamatan Kotabesi selalu memiliki hubungan emosional yang kuat bagi saya pribadi. Karena di sinilah awal saya meniti karier sebagai seorang abdi negara,” ucapnya.

Berkaitan dengan kegiatan itu, Halikinnor juga memberikan apresiasi kepada SDN 3 Kotabesi Hilir yang telah membentuk koperasi sekolah sendiri. ”Semoga ini bisa menjadi percontohan di sekolah lain, sehingga sekolah memiliki wadah untuk menampilkan produk olahan yang dibuat siswa dan guru di sekolah,” katanya.

Kepala SDN 3 Kotabesi Hilir Eka Purdiawati mengatakan, SDN 3 Kotabesi Hilir menjadi salah satu penggerak yang menjalankan kurikulum merdeka belajar melalui projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dengan menggelar pameran produk kerajinan tangan, produk olahan makanan, produk perawatan tubuh, sekaligus peresmian Koperasi SDN 3 Kotabesi Hilir yang disingkat menjadi Kos3lir.

”Pamerannya digelar dari pagi hingga sore dengan mengambil tema kearifan lokal dan kewirusahaan. Jadi, karya siswa kami dipamerkan dalam sehari. Berhubung Kotabesi ini dekat dengan lokasi pabrik rotan, kami mengolah hasil kerajinan tangan yang dijadikan penapak tilam, keranjang buah dan tempat vas bunga dari bahan rotan,” kata Eka Purdiawati, Rabu (21/12).

Selain itu, lanjutnya, ada pula kerajinan tangan berbahan limbah lingkungan yang ada di sekitar rumah tangga, seperti botol plastik bekas yang dijadikan tempat pensil dan aneka kerajinan tangan lainnya.

”Dalam pameran kami juga menampilkan produk olahan makanan kurang lebih 20 produk, seperti stik buah naga, stik umbut rotan, peyek kelakai, abon nangka, dan jamu, serta produk perawatan tubuh seperti bahan rempah untuk timung, pupur bangkal, dan pupur melati atau pupur dingin,” ujarnya.

Berkaitan dengan tema kearifan lokal, SDN 3 Kotabesi Hilir mengenalkan tradisi lawang sekepeng atau tarian penyambutan tamu dan pengenalan makanan tradisional dalam ritual mandi safar termasuk sesagon.

”Total ada 68 murid. Kami berikan edukasi dan pengenalan tentang kearifan lokal di Sampit, mulai dari tarian dan produk makanan tradisional yang mungkin belum diketahui murid kami,” katanya.

Semua produk yang dipamerkan dihasilkan orang tua murid dan guru, serta disaksikan para murid. ”Kami berkolaborasi dengan orang tua murid dan guru untuk membuat kerajinan tangan dan produk olahan makanan. Karena murid kami masih sekolah dasar, sehingga tetap dibantu orang tua murid dan disaksikan murid-murid agar mereka dapat belajar dan mengetahui cara pembuatannya,” ujarnya.

Pos terkait