SAMPIT, RadarSampit.com – Ribuan jemaah menghadiri haul akbar Syekh Abu Hamid bin Mufti Syekh Muhammad As’ad bin Syarifah binti Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (1/10). Acara ini direncanakan menjadi agenda tahunan.
“Ini merupakan haul yang pertama kalinya diadakan di Kubah Syekh Abu Hamid di Ujung Pandaran. Rencananya haul ini akan diagendakan setiap tahun,” kata Ketua Panitia Pelaksana H Syarifuddin.
Menurutnya, haul tersebut selain mendoakan Syekh Abu Hamid, diharapkan menjadi berkah untuk masyarakat Desa Ujung Pandaran dan Kotawaringin Timur.
“Karena kegiatan ini juga bisa menjadi salah satu wisata religi di Kotim,” ucapnya. Kubah Syekh Abu Hamid di Desa Ujung Pandaran menjadi magnet bagi masyarakat Kotim dan sekitarnya untuk berziarah. Bahkan pada acara haul akbar kemarin, ribuan jemaah yang datang.
Tidak hanya berasal dari berbagai kecamatan di Kotim, tapi juga dari luar Kotim, termasuk dari Kalimantan Selatan (Kalsel).
Acara haul akbar di Ujung Pandaran juga dihadirkan Wakil Bupati Kotim Irawati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Fajrurrahman, camat, kepala desa, dan unsur forkopimcam setempat.
“Alhamdulillah kami dapat menghadiri haul akrab Syekh Abu Hamid. Ini merupakan kebahagiaan besar bagi kami dapat bersilaturahmi bersama seluruh kyai dan alim ulama pada acara ini, semoga ini memberikan manfaat dan berkah bagi kita semua,” ujar Wakil Bupati Kotim Irawati.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih serta penghargaan kepada panitia pelaksana yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah demi terlaksananya kegiatan tersebut.
Disampaikannya, potensi yang sangat baik hendaknya dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memperluas syiar Islam dan membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah serta memiliki semangat tinggi dalam memasyarakatkan dengan prinsip Islam yang Rahmatan lil’ Alamin.
“Sejalan dengan itu hendaknya kita mampu mengenang meneladani pemikiran dan perjuangan Syekh Abu Hamid. Hal ini dapat kita maknai secara lebih mendalam sehingga nilai-nilai mulia yang diteladankan Syekh Abu Hamid semasa hidup dapat kita pelajari dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk dapat meneladani beberapa nilai universal kehidupan yang telah diwariskan oleh para pendahulu,” tuturnya.
Dirinya berharap acara haul akbar tersebut menjadi momen yang tepat untuk bersamasama mendoakan Syekh Abu Hamid beserta para pendahulu lainnya agar amal ibadah dan perjuangannya dahulu dapat diterima sebagai amal mulia yang akan mengantarkannya ke surga.
“Sebab tidak dapat kita pungkiri keberadaan moral spiritual masyarakat yang masih terjaga dengan baik tentu merupakan hasil perjuangan dari para pendahulu yang tidak kenal lelah memperluas Islam,” sebutnya.
Di momen yang berharga itu, Irawati mengajak jemaah yang hadir terutama para kyai, habaib, dan alim ulama untuk bersamasama mendoakan bangsa dan negara juga generasi penerus bangsa agar dapat bertahan di tengah gempuran kemajuan zaman.
“Besar pula harapan saya bahwa ke depan para santri dan lulusan pondok pesantren akan mampu menebarkan kebermanfaatan dengan jiwa yang murni menjadi pimpinan yang religius dan takut akan murka Allah SWT serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” ungkapnya.
Irawati menambahkan, Pemkab Kotim siap mendukung agenda haul setiap tahun.
“Diharapkan bisa menjadi syiar Islam yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Juga menjadi wisata religi di Ujung Pandaran yang membawa berkah untuk masyarakat setempat,” tandasnya.








