Sebulan Nikah Sudah Ngajak Pisah karena ‘Senjata’ Tak Bisa Berdiri

iso ae
ILUSTRASI; Jujuk Suwandono/Radar Surabaya

SURABAYA,Radarsampit.com-Salah satu tujuan menikah adalah menghalalkan yang haram. Salah satunya hubungan suami istri. Namun sah saja rupanya tak cukup untuk bisa bersenang-senang dalam tanda kutip. Butuh fisik yang juga mendukung. Karena kalau tidak, perpisahan yang dialami Karin, 35, sangat mungkin terulang.

Ceritanya, Karin baru delapan bulan menikah dengan Donwori, perjaka yang cinta mati dengannya sejak pandangan pertama. Sayang sekali, hubungan yang belum lama itu keburu kandas gara-gara ‘senjata’ Donwori tak mampu berdiri. “Sebenarnya agak malu aku Mbak cerai gara-gara beginian, tapi mau gimana lagi,” curhat Karin seraya berbisik di kantor pengacara, dekat Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya, Senin lalu.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya, Karin sendiri tak bisa disalahkan. Namanya pasangan yang sudah menikah, tentu saja ia ingin memadu cinta dengan pasangan halal. Apalagi, ia sudah dua tahun kesepian dengan predikat janda kembang. Namun sayangnya, Donwori, 36, tak mampu. Bahkan dalam waktu yang cukup lama itu, tak sekalipun usaha keduanya untuk memadu kasih berhasil.

Baca Juga :  Suami Doyan Kawin, Istri Minta Cerai

Meskipun sempat shock dan kecewa, Karin tidak pernah punya niatan untuk bercerai. Malah keinginan bercerai itu datang dari Donwori. Donwori merasa pesimis dengan keadaannya, yang ia yakin sudah takdir dan tak bisa diubah. Donwori pun malu kepada Karin yang sudah lama menunggu. “Dia pertama ngajak cerai sekitar sebulanan setelah menikah. Tapi ya emoh aku, malu lah aku masa baru sebentar udah cerai lagi,” kata ibu satu anak ini.

Tahu keterbatasan fisik suaminya, Karin tak pantang menyerah. Ia sempat melakukan berbagai upaya agar suaminya ini bisa sembuh. Ke klinik pengobatan tradisional hingga spesialis kelamin sudah Karin jabanin. Namun sayangnya hasilnya tetap nihil. Ada sih perubahannya, tapi sedikit. “Itu”-nya Donwori bisa berdiri, tapi belum sampai lima menit sudah tumbang lagi. Hingga akhirnya Karin gigit jari.

Akhirnya, keduanya sepakat untuk bercerai secara baik-baik. Kalau ditanya apakah masih cinta atau tidak, Karin ya cinta. Apalagi Donwori yang memang sejak awal cinta dengan Karin duluan. Namun cinta saja tak cukup membuat pernikahan bertahan. Benar, untuk kepentingan lahiriah, Karin mendapatkan nafkah lebih dari cukup. Namun dari segi batin, ia fakir.



Pos terkait