Seratus CASN Yang Mundur Tidak Bisa Ikut Seleksi Tahun Selanjutnya

Seratus CASN ,Seratus CASN Yang Mundur Tidak Bisa Ikut Seleksi Tahun Selanjutnya
Ilustrasi Tes CPNS (dok.JawaPos)

MENJADI abdi negara merupakan impian banyak orang. Tapi, ada juga yang punya persepsi berbeda. Saat sudah diterima, ratusan CASN memilih mengundurkan diri di tengah jalan.

Merujuk data Badan Kepegawaian Negara (BKN), dari 112.513 orang yang dinyatakan lolos, seratus orang menyatakan mundur per Jumat (27/5). Dari jumlah tersebut, CASN dari Kementerian Perhubungan paling banyak mengundurkan diri.

Bacaan Lainnya

Hal itu diamini Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Satya Pratama. Dia mengatakan, para CASN tersebut mengundurkan diri saat proses pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) berlangsung. Menurut Satya, langkah itu dipicu masalah gaji dan penempatan kerja. ”Salah duanya itu (karena penempatan dan gaji, Red),” ujarnya saat dikonfirmasi.

Jumlah tersebut, ungkap Satya, sedikit menurun dari minggu lalu. Ada 105 CASN yang mundur. Ketika itu instansi yang ditinggal CASN-nya masih bisa melakukan pergantian. ”Jadi memang bisa digantikan oleh peserta ranking di bawahnya. Namun, dengan catatan, belum diajukan NIP-nya,” papar dia.

Baca Juga :  Belanja Pemda Wajib 40 Persen Produk Lokal

Satya menyayangkan keputusan peserta yang mengundurkan diri saat proses penerbitan NIP. Imbasnya, posisi yang seharusnya terisi menjadi kosong. Atas kondisi itu, BKN akan bertindak tegas. Satya menyatakan, para CASN yang mengundurkan diri akan dijatuhi sanksi. Di antaranya dilarang mengikuti seleksi ASN untuk satu periode selanjutnya hingga denda Rp 100 juta. Hal tersebut merujuk Pasal 54 ayat 2 Permen PAN-RB 27/2021.

Beberapa instansi lain juga memberikan sanksi tambahan sesuai aturan internal mereka. Misalnya saja Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Pelamar yang mengundurkan diri harus membayar sanksi Rp 50 juta, merujuk pada aturan Pengumuman/00008/ KP/11/2019/24/03 Kemenlu.

Pos terkait