Sopir dan Kernet Boleh Pakai Antigen

antigen
PENGAWASAN KETAT : Penumpang yang masuk ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai langsung diperiksa dokumen sebelum meninggalkan Pelabuhan Kumai.(RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN )

PANGKALAN BUN – Polsek Kumai awasi penumpang kapal arus balik di Pelabuhan Panglima Utar Kumai. Pengawasan ketat dilakukan guna menjalankan surat edaran Gubernur Kalteng tentang kewajiban menyertakan dokumen PCR saat masuk Kalteng.

Dispensasi kebijakan itu hanya berlaku bagi sopir dan kernet truk pengangkut sembako.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Kumai Ipda Rahis Fadlillah mengatakan, pada saat arus mudik maupun arus balik, Kecamatan Kumai menjadi salah satu kawasan keluar masuk orang ke Kalimantan Tengah. “Maka pengawasan terhadap penumpang masuk ini harus benar dilakukan,” kata Rahis Fadlillah.

Menurut Rahis jangan sampai ada penumpang gelap yang lolos dari pengawasan. Karena hal ini bisa menjadi masalah penanganan Covid-19 di Kotawaringin Barat. “Dalam surat edaran Gubernur Kalteng, pelaku perjalanan termasuk penumpang kapal laut wajib PCR. Jika masih ditemukan penumpang yang menggunakan antigen, maka nantinya bakal dilakukan pemeriksaan PCR di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” terangnya.

Baca Juga :  Korban Banjir Sukamara Tewas Tersengat Listrik

Namun rahis menegaskan dispensasi penggunaan PCR diganti antigen hanya berlaku bagi sopir dan kernet truk pengangkut sembako. Selain itu, semuanya wajib menggunakan swab PCR. (rin/sla)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *