Susilo Pimpin Kadin Lagi

Terpilih Secara Aklamasi, Siapkan Tujuh Program Unggulan

Anggota Kadin Kotim berfoto bersama dengan Ketua Kadin Kotim terpilih
MUSKAB KADIN: FOTO BERSAMA: Anggota Kadin Kotim berfoto bersama dengan Ketua Kadin Kotim terpilih di Palace Ballrom, Aquarius Boutique Hotel Sampit, Selasa (21/6).

SAMPIT, RadarSampit.com Susilo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2022-2027.

Proses pendaftaran calon ketua dibuka pada 2-13 Juni 2022. Awalnya ada empat orang yang daftar, yakni Susilo, Sumarno dari Gapensi Kotim, Syaifullah dari  Real Estate Indonesia (REI) Kotim, dan Nadiansyah selaku pengelola SPBU di Kota Sampit. Namun, tiga pendaftar dinyatakan tidak memenuhi persyaratan saat proses verifikasi pada Sabtu (18/6) malam.  Ketua Tim Verifikasi Bakal Calon Ketua Kadin Kotim Periode 2022-2027 Aliyansyah mengumumkan hanya Susilo yang dinyatakan lolos.

Bacaan Lainnya

Meskipun hanya ada calon tunggal, pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Kadin Kotim tetap diselenggarakan sesuai ketentuan. Pelaksanaan Muskab dibuka langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor di Palace Ballroom Aquarius Boutique Hotel Sampit (ABHS) dan ditutup oleh Ketua Kadin Kalteng Rahmat Hamka yang diwakili oleh anggota Dewan Pertimbangan Kadin Kalteng Muhammad  Gumarang, Selasa (21/6).

Ketua Kadin Kotim Susilo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotim secara khusus Bupati Kotim Halikinnor yang selalu melibatkan Kadin Kotim untuk membantu pembangunan ekonomi di Kotim.

“Tahun 2017 lalu saya berdiri di podium ini dan tahun 2022, saya kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Kadin Kotim periode 2022-2027. Saya mengapresiasi Pemkab Kotim yang selalu melibatkan Kadin Kotim dalam setiap rencana pembangunan khususnya pembangunan ekonomi di Kotim. Kedepannya, mari kita bersama-sama bersinergi mewujudkan kemajuan pembangunan ekonomi di Kotim,” kata Susilo, Selasa (21/6).

pemilihan ketua kadin kotim,susilo
MUSKAB: Bupati Kotim Halikinnor memukul gong sebagai penanda dibukanya musyawarah VII Kabupaten Kotim di Palace Ballroom, Aquarius Boutique Hotel Sampit, Selasa (21/6). (HENY/RADAR SAMPIT)

Susilo menyadari selama lima tahun kepemimpinannya sebagai Ketua Kadin Kotim, tak semua program tercapai sesuai target. Terlebih, selama dua tahun lebih Indonesia khususnya Kotim diterpa pandemi Covid-19 yang membuat program tak berjalan maksimal.

“Hampir dua tahun lebih Kotim diterpa badai pandemi Covid-19. Jadi, ada beberapa program kami yang amburadul tidak terlaksana sesuai rencana. Namun, sebelum pandemi ada sejumlah program yang kami capai yakni dengan melakukan pengembangan pada sektor UMKM,” katanya.

Di tahun 2021, Kadin Kotim mendampingi Pemkab Kotim dalam pelaksanaan kegiatan studi tiru tentang penertiban ekspor dan ke depannya Kadin Kotim akan terus mendatangkan investor.

“Kadin Kotim menjadi satu-satunya yang aktif bergerak selama ini. Saya bertekad Kadin Kotim dapat menjadi role model. Mana saja target yang belum tercapai, akan kita wujudkan bersama-sama,” ujarnya.

Sebelumnya, pada tahun 2020 Kadin Kotim juga telah mendukung pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. Untuk dosis 1 sebanyak 15.800 dosis dan dosis 2 sebanyak 17.800 dosis dan dosis anak-anak untuk dosis 1 6000 dan dosis 2 sebanyak 7000 dosis.

Menjejaki periode kedua, Susilo akan mewujudkan tujuh program yang akan berjalan dan sedang berjalan. Diantaranya, pembangunan industri pengolahan limbah medis di Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Jenderal Sudirman KM 14, pembangunan pabrik minyak kelapa di Bagendang yang saat ini sudah dilakukan proses analisa tanah, pembangunan pabrik coconut, dan pabrik pakan ternak.

Selain itu, program besar yang tak kalah pentingnya yang sudah dalam tahap perencanaan yakni mendatangkan investor untuk pembangunan rumah sakit internasional. Dimana kompetitornya ada dua, yakni Kotim dan Provinsi Kalimantan Timur.

Pos terkait