Termakan Jebakan, Buaya Pemangsa Ternak Gagal Berontak, Akhirnya Ditangkap

buaya tertangkap
TERJEBAK UMPAN: Proses evakuasi buaya pemangsa ternak warga di Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (14/10). (IST/RADAR SAMPIT)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com Buaya pemangsa ternak warga di Desa Kumpai Batu Bawah (KBB), Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, berhasil ditangkap warga, Jumat (14/10). Predator itu tertangkap ketika memangsa pancing dengan umpan daging yang dipasang oleh Wildlife Rescue Unit (WRU) SKW II Pangkalan Bun.

Balakar Manggala Yudha Desa Kumpai Batu Bawah Ikhsan, memastikan buaya yang berhasil ditangkap tersebut sebelumnya telah memangsa ternak di Desa Kumpai Batu Bawah dan Tanjung Terantang.

Bacaan Lainnya

”Panjangnya hampir dua meter. Buaya ini masuk perangkap dengan memakan umpan pancing yang dipasang BKSDA di sejumlah titik. Sepertinya ada sepuluh titik dipasang pancing,” katanya.

Ikhsan menuturkan, buaya tersebut diketahui memakan umpan ketika warga setempat yang sedang mencari rumput melihatnya berontak untuk melepaskan pancing di mulutnya. Warga itu lalu melaporkan hal itu ke salah satu anggota Balakar Manggala Yudha yang juga pegawai pemerintahan desa setempat. Empat personel Balakar langsung menuju lokasi.

Baca Juga :  Seratus Lebih Tenaga Kontrak Kotim Dipastikan Gugur Seleksi Tahap Dua

Di lokasi, buaya tersebut terlihat masih berupaya melepaskan pancingan. Tak ingin kehilangan buruannya, anggota Balakar segera mencari tali dan karung untuk mengikat predator itu.

”Tali itu dibentuk bulat, kemudian dimasukkan ke mulut buaya, lalu ditarik. Setelah itu mata buaya ditutup menggunakan karung agar tidak berontak,” ujarnya.

Proses eksekusi berlangsung lama. Bersama masyarakat yang membantu, badan dan kaki buaya serta mulutnya diikat kuat agar tidak lepas, kemudian diangkat menggunakan kayu menuju jalan.

Salah seorang anggota Balakar segera menghubungi BKSDA SKW II Pangkalan Bun. Buaya tersebut kemudian diambil dan dibawa ke kantor BKSDA setempat.

”Buaya ini cukup meresahkan. Alhamdulillah berhasil kami evakuasi dan serahkan kepada BKSDA,” ujarnya. (tyo/ign)

Pos terkait