Timnas U23 Segera Booking Tiket Olimpiade

pelatih timnas u 23 indonesia shin tae yong (kiri) membawa poster diringan usai menang melawan timnas u 23 korea selatan pada babak perempat final piala asia u 23 2024 di stadion abdullah bin khalifa, doha, qatar,
Pelatih Timnas U-23 Indonesia Shin Tae-yong (kiri) membawa poster diringan usai menang melawan Timnas U-23 Korea Selatan pada babak perempat final Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (26/4/2024) dini hari. Timnas U-23 Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia U-23 setelah mengalahkan Korea Selatan melalui adu pinalti dengan agregat 11-10, setelah sebelumnya bermain imbang dengan skor 2-2. ANTARA FOTO/HO-PSSI/mrh/foc.

Radarsampit.com – Kesuksesan Indonesia U-23 melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024 Qatar bermakna ganda bagi Shin Tae-yong (STY). Di satu sisi, dia merasa senang karena salah satu target pentingnya dalam perhelatan Piala Asia U-23 2024 Qatar tercapai.

Tapi, di sisi lain, dia merasa sangat sedih. Sebab, tim yang dikalahkan Indonesia pada babak perempat final turnamen tersebut adalah Korea Selatan (Korsel), negara asal STY.

Bacaan Lainnya

Korsel bukan hanya negara asal STY. Pelatih 53 tahun itu juga pernah menjadi juru taktik tim nasional (timnas) dan tim kelompok umur Korsel. Pada 2014 dia ditunjuk sebagai karteker pelatih timnas Korsel.

Lalu, pada 2014–2017, STY menjadi asisten pelatih Korsel. Lalu membawa Korsel ke Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia.

Selama menjadi asisten pelatih Korsel, STY juga dipercaya untuk melatih Korsel kategori usia. Pada 2015–2016 dia menjadi pelatih Korsel U-23. Lalu, pada 2016–2017, STY pernah menukangi tim Korsel U-20. Saat melatih Korsel U-23, STY pernah membawa negaranya menjadi runner-up AFC U-23 Championship 2016.

Baca Juga :  Sempat Menekan di Awal Pertandingan, Kalteng Putra Akhirnya Kalah di Kandang Persipura

Karena histori itu, bisa dibayangkan perasaan STY setelah membawa Indonesia mengalahkan negaranya. ”Sejujurnya saya merasa sedih di lubuk hati yang paling dalam. Tapi, bagaimanapun pemenang harus ditentukan. Dan saya sebagai pelatih Indonesia berusaha melakukan yang terbaik,” ungkapnya.

STY menjelaskan, salah satu kunci kemenangan Indonesia atas Korsel adalah fondasi yang dibangun STY sejak kali pertama menukangi skuad Merah Putih. Dalam fondasi yang dibentuk STY, ada beberapa pemain yang selalu menjadi langganan timnas. Di antaranya Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Pratama Arhan.

”Semua pemain itu telah bersama saya selama empat tahun. Saya memahami mereka dengan baik. Jadi, satu-satunya yang bisa saya berikan kepada mereka adalah motivasi. Dan, ketika saya mengatakan itu, saya sangat yakin kita bisa mendapatkan hasil positif di turnamen ini,” tegas STY.

Di ruang ganti pemain, pelatih yang pernah membawa Korsel menang 2-0 atas Jerman di Piala Dunia 2018 tersebut tidak membebani para pemain untuk menjuarai Piala Asia U-23 2024. Melihat fondasi yang sudah dibangun, STY menargetkan Indonesia menembus semifinal dan target itu tercapai.



Pos terkait