Tingkatkan SDM Tenaga Pendidik di Palangka Raya

Untuk Wujudkan Program Smart City

Disdik Palangka Raya
TINGKATKAN KUALITAS: Kepala Disdik Kota Palangka Raya Jayani, saat mendampingi Pj Walikota Hera Nugrahayu membuka di acara Workshop Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan Generasi Emas, Mandiri, Kreatif dan Inovatif, bertempat di aula BPMP Provinsi Kalteng, baru-baru tadi.

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Komitmen Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dalam peningkatan kualitas pendidik diwujudkan secara berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat dan implementasi yang konsisten, diharapkan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani, pihaknya terus melaksanakan berbagai program dan inisiatif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan profesional pendidik dan mendorong pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah juga terus meningkatkan kualitas guru, sarana dan prasarana sekolah. Begitu juga dalam metode pengajaran dan kurikulum sehingga diharapkan dapat meningkatan kualitas mutu pendidikan di Kota Palangka Raya,” ujarnya, saat mendampingi Pj Walikota Palangka Raya Hera Nugrahayu membuka Workshop Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan Generasi Emas, Mandiri, Kreatif dan Inovatif, di aula BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, belum lama ini.

Jayani menegaskan, komitmen  itu sebagai upaya mewujudkan program smart city dan suksesi pendidikan di Kota Palangka Raya. Ia menekankan, Disdik Palangka Raya berperan sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan lokal.

Disampaikannya pula, langkah tersebut melalui peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik. Lalu, pelatihan dan sertifikasi, yakni menyelenggarakan pelatihan berkala dan program sertifikasi untuk pendidik, agar mereka terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kemudian lanjut Jayani, program magang dan workshop, dengan pembicara atau fasilitator dari kalangan ahli pendidikan, akademisi, atau praktisi yang berpengalaman.

Selanjutnya, pendidikan lanjutan berupa pendukung pendidik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau program-program pendidikan yang relevan dengan bidang pengajaran mereka.

Tak kalah penting, yakni peningkatan fasilitas dan sumber daya, pengadaan sarana dan prasarana, melalui menyediakan fasilitas yang memadai.

Seperti ruang kelas yang nyaman, peralatan belajar yang modern, dan sumber daya belajar yang up to date. Termasuk memfasilitasi pendidik dengan teknologi terkini, seperti perangkat lunak edukasi, akses internet, dan alat bantu ajar lainnya.

Selain itu lanjut Jayani, Disdik juga melakukan peningkatan kesejahteraan pendidik.Kompensasi yang adil, artinya menempatkan skema gaji dan tunjangan yang kompetitif dan sesuai dengan standar yang berlaku untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja pendidik.

“Kami juga memberikan penghargaan, sertifikat, atau insentif untuk pendidik yang berprestasi dan menunjukkan komitmen tinggi terhadap pekerjaan mereka. Termasuk evaluasi berupa penilaian kinerja pendidik secara rutin untuk memastikan mereka memenuhi standar yang diharapkan dan memberikan umpan balik yang konstruktif,” paparnya.

Jayani menambahkan, pihaknya juga mengimplementasikan sistem penilaian berbasis data untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu diperbaiki dalam pengajaran.

Kemitraan dengan institusi pendidikan, yakni bekerja sama dengan universitas, lembaga pelatihan, dan organisasi profesi untuk mengembangkan program pengembangan profesional bagi pendidik.

“Sudah banyak hal dilakukan, termasuk program mentoring, di mana pendidik senior dapat membimbing pendidik baru dalam praktik pengajaran dan manajemen kelas.

Program yang mencakup pelatihan intensif, pembelajaran berbasis proyek, dan sharing session dengan pendidik berprestasi, untuk mengembangkan dan menerapkan metode pengajaran baru yang berbasis teknologi dan pendekatan kreatif,”pungkasnya. (daq/gus)

Pos terkait