Waspada Banjir di Bantaran Sungai Arut

sungai Arut,banjir,BPBD Kotawaringin Barat
Aktivitas masyarakat di Bantaran Sungai Arut Pangkalan Bun, pada sore hari. (ist)

PANGKALAN BUN,RadarSampit.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar waspada banjir. Mengingat intensitas hujan belakangan sangat tinggi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar Martogi mengatakan, dengan intensitas hujan yang tinggi ini patut diwaspadai. Tidak menutup kemungkinan air sungai bisa meluap dan menyebabkan banjir.

Bacaan Lainnya

“Kewaspadaan banjir di bantaran Sungai Arut sudah kita sampaikan ke warga. Supaya lebih berhati-hati,”ujarnya.

Disampaikannya pula, dengan hujan dengan intensitas tinggi belakangan ini, tim respon cepat (TRC) BPBD Kobar juga aktif memantau debit sungai di sejumlah titik. Diantaranya di Sungai Arut di Kelurahan Baru, Sungai Arut di Pangkut Kecamatan Arut Utara dan Sungai Lamandau di Kecamatan Kotawaringin Lama.

Jika ada kenaikan permukaan air, maka kewaspadaan agar ditingkatkan. Namun hasil pantauan, bahwa permukaan sungai masih aman dan di Arut Utara ada sedikit mengalami kenaikan, namun belum meluap.

Baca Juga :  PSHT Siap Dukung Pemerintah Sukseskan Vaksinasi Covid -19

“Sungai di Arut Utara sudah ada sedikit kenaikan, tapi belum meluap. Masih aman,” tegas Martogi.

Begitu juga dengan Sungai Lamandau di Kotawaringin Lama, menurutnya juga masih cenderung stabil. Ditambah lagi di hulu Kabupaten Lamandau juga tidak hujan lebat. Sehingga kemungkinan air naik sangat kecil.

“Sedangkan Sungai Arut di Pangkalan Bun juga belum ada kenaikan. Meski intensitas hujan di dalam kota ini cenderung lebih sering,” tandasnya.

Apapun itu, Martogi mengharap agar warga selalu waspada. Karena bencana banjir di Kobar pernah terparah pada bulan November. Sampai puluhan ribu warga mengungsi karena banyak rumah yang terendam. (rin/gus)

 

Pos terkait