Breaking News!!! Jalur Pangkalan Bun – Sampit Tersendat di Pangkalan Banteng

Proses Perbaikan Masih Berlangsung

jalan rusak
TERSENDAT: Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 66 Desa Karang Mulya sedang dalam proses perbaikan. Sejumlah kendaraan terjebak kerusakan jalan penghubung Pangkalan Bun - Sampit itu, Rabu (15/3/2023) (Slamet Harmoko/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com- Lalulintas jalur Pangkalan Bun – Sampit (Transkalimantan) tersendat di titik perbaikan Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 66 Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, Rabu (15/3/2023).

Selain karena ada proses perbaikan jalan, para pengguna jalan terutama kendaraan angkutan yang nekat melintas dinilai membuat lalulintas makin semrawut. Seharusnya ada pelarangan melintas di titik jalan yang sedang diperbaiki, namun semua bagai buah simalakama.

Bacaan Lainnya

Pasalnya di jalur sebelah (jalan kabupaten) juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga tidak ada pilihan lain bagi para pengguna jalan untuk tetap nekat melintasi jalur yang sedang diperbaiki. Akibatnya fatal, salah satu truk pemuat kontainer yang akan menuju Sampit terjebak timbunan tepat di depan Puskesmas Karang Mulya. Tak hanya itu, pikap yang juga nekat melintas akhirnya terjebak timbunan dan harus didorong dengan alat berat milik kontraktor perbaikan jalan tersebut.

Baca Juga :  Tiga Tokoh Ini Perebutkan Ketua PSSI Kalteng, Ada yang Mundur

Selengkapnya bisa dilihat dalam video Instagram ini

Kondisi makin tak terkontrol ketika dua truk kontainer juga terjebak lubang jalan di sisi seberang tepatnya di depan gereja Khatolik Desa Karang Mulya. Posisi keduanya menutup 100 persen jalur jalan milik kabupaten itu.

Satu truk menghadap ke jalur Sampit, sedangkan satunya lagi menghadap ke jalur menuju Pangkalan Bun. Keduanyan terjebak lubang jalan yang cukup dalam. Proses evakuasi dilakukan secara manual oleh sopir dan juga rekan-rekannya.

“Yang truk menuju Sampit itu sepertinya sudah sejak semalam terjebak di jalan itu mas, kalau yang menuju Pangkalan Bun sepertinya baru pagi tadi,” ungkap Rianto, salah satu pengguna sepeda motor yang saat itu sedang makan di warung soto dekat lokasi kejadian. (sla)

 



Pos terkait