Bukti Cinta Sehidup Semati, Mayat Sepasang Ditemukan di Sungai Wonokromo

bunuh diri wonokromo
EVAKUASI KORBAN: (Foto kiri) petugas gabungan menemukan jenazah Rosi, Kamis (21/9). (Foto kanan) petugas memeriksa jenazah pria yang diduga Gilang, Jumat (22/9) pagi. (MAHRUS/ALFIAN RIZAL/JAWA POS RADAR SURABAYA)

Sepasang kekasih, Rosi Hefi Septiana dan Gilang, diduga terjun ke sungai Wonokromo. Jasad Rosi ditemukan Kamis (21/9/2023). Sebaliknya, jenazah Gilang ditemukan Jumat (22/9/2023) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Rosi dan Gilang diduga menjatuhkan diri ke sungai berdasar temuan motor Honda Vario nopol AG 2939 US. Motor itu diparkir di tepi sungai Wonokromo. Selain kendaraan, petugas menemukan dua HP, kartu identitas, serta dua helm.

Jenazah Rosi ditemukan pada pukul 12.27. Tepatnya 300 meter dari lokasi awal penemuan motor. Sepeda motor tersebut atas nama Gilang.

”Informasi dari pihak keluarga, mereka pasangan dan sudah menjalin hubungan sekitar satu tahun,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu I Made Gede Sutanaya.

Sebab, tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut. Selain itu, petugas masih mencari penyebab pasti meninggalnya Rosi. Entah karena bunuh diri atau hal lain.

Made menyampaikan, petugas menemukan luka lebam dan baju sobek pada tangan kanan Rosi. ”Info tim Inafis, masih memakai kalung,” terang dia.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya Buyung Hidayat Rachman menyatakan, petugas memastikan ciri-ciri jenazah yang ditemukan sama dengan foto di kartu identitas.

Petugas telah melakukan pencarian dari darat pada pukul 07.40 dan berlanjut penyisiran dengan perahu karet. ”Pencarian diperluas hingga pintu air Jagir,” ujarnya.

Jasad korban asal Nganjuk itu telah berada di RSUD dr Soetomo. Pihak keluarga juga telah dihubungi.

Setelah dilakukan pencarian selama hampir 24 jam, petugas SAR dari BPBD Surabaya akhirnya berhasil menemukan jenazah pria yang diduga adalah Gilang, 25, warga Pule, Nganjuk.

Jasad pria ini ditemukan mengambang di Kali Surabaya tepatnya di Jalan Joyoboyo, Wonokromo, Surabaya, Jumat (22/9) pagi sekitar pukul 06.00.

Gilang tak lain adalah pacar dari Rosi Hefi Septiana 24, gadis asal Tanjung Anom, Nganjuk, yang ditemukan tewas, Kamis (21/9), di sungai yang sama dekat dengan penemuan jenazah yang diduga Gilang.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo AKP Gede Made Sutanaya menyatakan, jenazah ditemukan oleh warga mengapung di sungai sekitar Jalan Joyoboyo pukul 06.00.

“Kalau dari ciri-ciri fisik (jenazah), keluarga mengiyakan (Gilang). Dari pihak keluarga informasinya ciri-ciri Gilang ada tatto di tangannya,” kata Made yang ditemui di lokasi, Jumat (22/9/2023).

Namun untuk memastikan identitas jenazah, Made menambahkan bahwa pihak keluarga yakni ibu kandung korban akan diajak ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk melihat jenazah.

“Mohon waktu dulu. Jenazah ditemukan sekitar 500 meter dari TKP awal temuan motor, helm dan HP milik korban,” sebutnya.

Dikatakan Made, dari hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polrestabes Surabaya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena tenggelam.

Disinggung terkait apakah benar kedua pasangan kekasih ini sempat bertengkar sebelum tercebur atau mencebur sungai, Made menyebut masih dalam penyelidikan.

“Informasi dari masyarakat masih kita lakukan penyelidikan terkait adanya cekcok sepasang kekasih. Kami masih kumpulkan keterangan dari masyarakat, utamanya saksi mata di lokasi kejadian,” tegasnya.

Dari pantauan Radar Surabaya, jenazah saat ditemukan memakai celana jeans hitam, sweater hitam, dan kaos dalam hitam. Korban memiliki tatto di lengan tangan kiri dan kaki.

Dari saku belakang celana korban ditemukan STNK motor sesuai dengan nopol motor Honda Vario yang ditemukan di Jalan Gunungsari, yakni AG 2939 US.

Usai dilakukan identifikasi dan pemeriksaan oleh Tim Inafis, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo menggunakan mobil ambulans.  (dho/c14/aph/rus/jay)

Pos terkait