Bupati Kotim Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja pada 2023

Pemkab Gelar Evaluasi Akhir Tahun 2022

rapat evaluasi pemkab kotim
EVALUASI: Pemkab Kotim menggelar rapat evaluasi akhir tahun 2022 di aula Rujab Bupati Kotim, Kamis (29/12). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Di pengujung 2022, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar rapat evaluasi akhir tahun di Rumah Jabatan Bupati Kotim, Kamis (29/12). Dalam evaluasi tersebut, Bupati Kotim Halikinnor berharap seluruh perangkat daerah meningkatkan kinerja di tahun 2023 mendatang.

”Saya secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat menyambut tahun baru 2023. Semoga di tahun yang baru nanti kita dapat meningkatkan kinerja dan membawa perubahan yang jauh lebih baik bagi masyarakat Kotim,” kata Halikinnor.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan rapat evaluasi akhir tahun dilaksanakan dalam dua kegiatan pada hari yang sama. Pertama evaluasi internal yang dilaksanakan Kamis (29/12) pagi dan kedua rapat evaluasi akhir tahun yang digelar siang hari.

Peserta yang hadir terdiri dari perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan BUMN, BUMD, dunia usaha, tokoh agama tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Pada kesempatan itu pula disampaikan paparan dari yang mewakili Kapolres Kotim dan Dandim 1015 Sampit berkaitan dengan informasi situasi dan kondisi gambaran Kamtibmas dan lainnya di wilayah Kotim.

Tahun 2022 merupakan tahun kedua perjalanan Halikinnor selaku Bupati Kotim bersama Wakil Bupati Irawati memimpin daerah. Menurutnya, banyak hal telah dilalui bersama untuk mencapai visi, yaitu terwujudnya Kotim yang mandiri, maju, dan sejahtera.

Sementara itu, Pemkab Kotim telah berupaya maksimal menghimpun pendapatan daerah dari berbagai sektor pascapandemi Covid-19.  Namun, dalam realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, pendapatan daerah Kotim belum mencapai target.

Realisasi terhitung sampai 27 Desember 2022, yaitu pendapatan daerah dari target sebesar Rp2,1 triliun lebih telah terealisasi sebesar Rp1,7 triliun lebih atau sebesar 78,94  persen. Sedangkan dari sisi belanja daerah dari target sebesar Rp2,2 trilliun lebih, telah terealisasi Rp1,6 trilliun lebih atau sebesar 75,04 persen.

Baca Juga :  Ibadah di Madinah Lancar, Jemaah Kotim Tiba di Mekkah

”Tingkat realisasi ini tentu masih akan mengalami perubahan karena secara administrasi masih ada yang belum selesai dibukukan. Memperhatikan realisasi keuangan ini bisa dikatakan sudah mendekati target yang ditetapkan,” ucapnya.

Halikinnor mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah dan semua pihak yang telah bekerja keras melakukan akselerasi penyerapan APBD tahun anggaran 2022 dengan tetap mengedepankan kehati-hatian, serta berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Halikinnor menambahkan, untuk meningkatkannya pada 2023 mendatang, diperlukan sinergisitas semua pihak. Di antaranya, dengan membidik pendapatan daerah untuk memenuhi kebutuhan belanja daerah yaitu bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD), transfer pemerintah pusat, dana bagi hasil provinsi, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

”Begitu juga dengan PAD, kita harus mampu berinovasi untuk menggali potensi PAD agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” harapnya.

Terkait dana transfer pemerintah pusat ke daerah dan alokasi APBN tahun 2023 di Kotim, terdiri dari dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp285,3 miliar lebih, dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp805,1 miliar lebih, dana alokasi khusus (DAK); terdiri dari DAK fisik Rp34,7 milyar lebih, DAK alokasi khusus nonfisik Rp200,1 miliar lebih, dana desa Rp 149,1 miliar lebih, insentif fiskal Rp10,2 miliar lebih, DIPA kantor daerah Rp307 miliar lebih.

”Apabila kita mencermati dana transfer pemerintah ke daerah dan alokasi APBN tahun 2023, tentunya pelaksanaan pembangunan di Kotim tidak hanya dilakukan pemerintah daerah saja, akan tetapi dukungan dari instansi vertikal, perbankan, dan dunia usaha yang juga sangat berperan penting untuk mewujudkan visi dan misi Kotim,” tuturnya.

Pos terkait