Cegah Kejadian Tak Terduga, Logistik untuk Aruta, Kolam, dan Kumai Didahulukan  

logistik pemilu
PEMILU: Unsur forkopimda bersama KPU saat melepas pendistribusian logistik pada Minggu (11/2/2024)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendahulukan pengiriman logistik Pemilu ke tiga kecamatan terjauh, Minggu (11/2/2024) pukul 08.00 WIB.

Tiga kecamatan tersebut adalah Arut Utara, Kotawaringin Lama, dan Kecamatan Kumai. Hari Senin (12/2/2024), dilanjutkan lagi pengiriman ke  Pangkalan Banteng, Pangkalan Lada, dan Arut Selatan. Total ada 3.945 kotak suara di KPU Kotawaringin Barat dikirim ke enam kecamatan

Bacaan Lainnya

“Untuk Kecamatan Arut Selatan tidak kita geser ke Kecamatan karena kantornya berdekatan menunggu nanti saat pergeseran ke PPS,”ungkap Ketua KPU Kobar Chaidir, Minggu (11/2/2024).

Distribusi logistik ini telah disepakati menggunakan pihak ketiga, yakni Organda Kotawaringin Barat. Dari total jumlah kotak suara masing-masing kecamatan, Kumai berjumlah 760 kotak suara, Arut Selatan 1.715 kotak suara, Arut Utara 165 kotak suara, Kotawaringin Lama 285 kotak suara, Pangkalan Lada 510 kotak suara, dan Pangkalan Banteng 510 kotak suara.

Baca Juga :  Dua Posko Damkar Kosong, Tanpa Personel dan Unit Pemadam

Untuk di tingkat PPK, logistik disimpan di aula kantor kecamatan. Khusus PPK Kumai, logistiknya disimpan di aula Kelurahan Kumai Hulu.

“Untuk daerah yang jauh, seperti Sungai Cabang, akan kita berangkatkan pada tanggal 12 Februari, paling lambat pukul 7 pagi, transportasi menggunakan speed boat. Karena Desa Sungai Cabang harus mengarungi laut,” jelas Chaidir.

Sementara untuk Arut Utara, pendistribusian menggunakan mobil double gardan karena medannya relatif sulit untuk desa-desa tertentu. Pada tanggal 13 Februari, semua logistik sudah harus sampai di masing-masing TPS.

Pj Bupati Kobar Budi Santosa  berharap pendistribusian logistik bisa berjalan lancar dan aman sehingga Pemilu terlaksana sesuai harapan.

Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman menyatakan akan mengawal jalannya Pemilu sampai selesai. Logistik untuk beberapa TPS didahulukan pergeserannya mengingat waktu tempuh menuju lokasi sangat jauh dan melintasi jalur air sehingga dikategorikan rawan.

Orang nomor satu di Polres Kobar ini juga memastikan pergeseran logistik Pemilu mendapatkan pengamanan dan pengawasan ketat oleh personel yang telah ditunjuk.



Pos terkait