Cek Jadwalnya Disini, KPU Kotim Kerahkan 45 Armada Distribusikan Logistik Pemilu

PERSIAPAN
PERSIAPAN: KPU Kotim saat menggelar rapat koordinasi persiapan pengiriman logistik pemilu 2024. (istimewa)

SAMPIT, radarsampit.com – Sepekan menjelang hari pemungutan suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengatur jadwal keberangkatan pengiriman distribusi logistik pemilu ke-17 kecamatan.

Sebanyak 45 armada dikerahkan untuk mengangkut logistik tersebut.

”Kami sudah buat skema pengiriman distribusi logistik yang dimulai Sabtu,10 Februari 2024. Paginya akan ada apel bersama TNI Polri dan pelepasan distribusi logistik akan direncanakan jam 09.00 WIB,” kata Muhammad Rifqi, Ketua KPU Kotim usai rapat koordinasi kesiapan rencana distribusi logistik pemilu di Hotel Werra, Kamis (8/2/2024).

Pengiriman logistik akan diprioritaskan di kecamatan terjauh, terluar, dengan akses jarak tempuh yang cukup sulit untuk memastikan logistik Pemilu tiba di TPS tepat waktu.

”Akses tersulit mulai dari daerah pemilihan (dapil) lima, sehingga apabila ada kendala di lapangan masih ada waktu dengan tetap memastikan H-1 sebelum hari pemungutan suara, semua logistik sudah di terima di 1.169 TPS,” ujarnya.

Selama pengiriman logistik pemilu, Polres Kotim akan menyiagakan 398 personel di luar bantuan personel Polda Kalteng. ”Selama proses keberangkatan sampai logistik tiba di panitia pemilihan kecamatan (PPK), kemudian diteruskan ke panitia pemungutan suara (PPS) akan dikawal aparat,” ujarnya.

KPU Kotim juga memastikan 5.845 kotak suara dan 4.676 bilik suara serta kelengkapan logistik pemilu lainnya semua terbungkus plastik untuk menjaga apabila terjadi cuaca hujan selama diperjalanan.

”Kami sudah mendengar bersama apa yang disampaikan BMKG Kotim bahwa kondisi cuaca pada tiga hari sebelum sampai hari H pemungutan suara, kondisi cuaca di Kotim secara umum, diprediksi hujan ringan hingga sedang. Kami sudah mengantisipasi hal itu dengan memastikan semua logistik pemilu terbungkus plastik. Ada tiga kali bungkus dan ditutup disegel dan dikunci demi keamanan dan menghindari kerusakan apabila terjadi hujan,” ujarnya.

KPU Kotim juga bekerja sama dengan penyedia armada agar melakukan pengiriman logistik pemilu dengan memenuhi sesuai standar kelayakan.

”Kami sudah bekerja sama dengan penyedia armada dengan memastikan mereka memenuhi standar kelayakan. Pengiriman ditutup menggunakan terpal. Pengiriman jalur sungai pakai perahu juga harus tertutup terpal standar yang harus penyedia armada penuhi,” ujarnya.

Pihaknya akan menyiapkan 45 unit armada. Masing-masing kecamatan rata-rata dua armada. ”Kecuali Teluk Sampit dan Seranau hanya satu unit armada dan untuk Baamang dan MB Ketapang akan disiapkan masing-masing delapan armada, mengingat jumlah TPS di Baamang ada 182 dan di MB Ketapang ada 272 TPS,” ujarnya.

Rifqi menambahkan, apabila saat hari pemungutan suara terjadi hujan yang mengakibatkan banjir dan TPS yang ada tidak memungkinkan dilaksanakan pemungutan suara, TPS diperbolehkan direlokasi atau dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

”Namun, kami harapkan semua TPS yang telah ditentukan titiknya tak mengalami perubahan, cuaca cerah, dan proses pemungutan suara berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi, hampir semua camat dan PPK diundang memberikan masukan dan saran, serta menyampaikan situasi dan jarak tempuh menuju desa paling jauh dari kecamatan dengan waktu berkisar 2-5 jam. Ada yang dapat dilalui jalur darat, ada pula yang perlu dilanjutkan jalur air atau sungai untuk menuju desa.

”Ada beberapa masukan dan saran yang disampaikan dari beberapa camat tadi terkait tanggal pengiriman distribusi logistik dan ini akan menjadi bahan pertimbangan kami. Karena, pada dasarnya saya mendengar semua kecamatan satu persepsi, menginginkan logistik pemilu tiba tepat waktu tanpa kendala,” katanya. (hgn/ign)

Pos terkait