Dari Acara Family Gathering PWI Kotim 

Cara Wartawan Melepas Penat di Pengujung Tahun, 'Pecah' saat Pembagian Kado

pwi kotim family
FAMILY GATHERING: Keseruan family gathering yang digelar PWI Kotim di Wisata Aqui Jalan Pramuka, Minggu (8/12). HENY/RADAR SAMPIT

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya memperkuat soliditas para anggotanya.

Family Gathering dipilih sebagai acara santai, namun tetap berkesan. Menebarkan kebahagiaan bagi puluhan wartawan yang tergabung di organisasi tersebut.

Bacaan Lainnya

HENY, Sampit | Radar Sampit

Tugas wartawan tak selalu berkutat dengan menulis berita, mengejar narasumber, menggali informasi, dan menyiarkannya ke publik. Di balik aktifnya para pekerja jurnalistik yang kerap kali lebih banyak di lapangan, ada kalanya bersantai menikmati akhir pekan menjadi  solusi yang baik untuk melepas penat.

Family Gathering menjadi acara terakhir di pengujung 2024 yang sengaja disiapkan pengurus PWI Kotim untuk menjalin keakraban dan kebersamaan.

”Terima kasih rekan-rekan wartawan yang sudah menyempatkan hadir mengajak keluarga. Acara ini sebenarnya acara santai yang tujuannya untuk menjalin silaturahmi dan keakraban bersama anggota PWI Kotim beserta keluarganya. Bagi yang belum kenal, bisa saling kenal, yang sudah kenal bisa saling komunikasi,” ujar Rado, panitia pelaksana kegiatan tersebut, Minggu (8/12).

Family Gathering yang digelar PWI Kotim diharapkan dapat memperkuat solidaritas dalam melaksanakan program keorganisasian dan dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

”PWI Kotim adalah rumah besar bagi kita semua. Jadi, apa yang belum pas harus dipaskan. Yang belum baik, harus ditingkatkan lebih baik lagi. Saya mewakili panitia mengajak kita semua yang hadir silakan nikmati acara ini. Lepaskan semua beban, mari kita bersenang-senang,” ucap Rado.

Meski acara santai, PWI Kotim juga mempersiapkan tema dalam acara tersebut, yakni “Banyak Warna Satu Rasa Dalam Membangun Kebersamaan”.

”Saya tidak ingin berpanjang kata, saya hanya mengucapkan mari kita nikmati akhir pekan minggu pagi ini yang menjadi kegiatan terakhir PWI Kotim di tahun 2024. Semoga kebersamaan dan kekompakan kita di tahun ini semakin erat hingga tahun-tahun seterusnya,” ucap Siti Fauziah, Ketua PWI Kotim.

Wartawan senior yang juga menjabat sebagai Direktur Radar Sampit ini juga mengapresiasi peran wartawan yang ikut mengawal pemberitaan selama tahapan pilkada yang dilaksanakan 27 November 2024 lalu.

”Kita baru saja melewati pilkada, yang alhamdulillah berjalan lancar. Sesuai dengan tema kali ini, saya menganggap PWI Kotim punya banyak pemikiran dan ide, tetapi tetap menjaga kebersamaan. Tetap kompak dan akur walaupun berbeda pilihan,” katanya.

”Terima kasih seluruh kehadiran kawan-kawan semua beserta keluarganya. Semoga hari ini menjadi hari bahagia untuk kita semuanya dan seterusnya,” kata Fauziah.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 70 anggota PWI Kotim beserta keluarga itu diwarnai canda dan tawa. Kesenangan itu juga tak lupa disyukuri dengan pemanjatan doa yang dipimpin Usay Nor Rahmad.

Sepanjang acara juga dihibur dengan persembahan lagu dari wartawan bersuara emas dan pembagian bingkisan makanan untuk seluruh anak-anak wartawan PWI Kotim yang hadir.

Momen seru juga dirasakan ketika wartawan perempuan dan laki-laki mengikuti lomba estafet kardus. Tawa canda tak henti, ketika tiga orang dari masing-masing grup berpacu cepat mencapai garis finish.

”Harusnya kami (yang menang). Bermain gak curang,” ucap Nako, Sekretaris PWI Kotim.

“Jangan sampai yang kalah gak terima mengajukkan gugatan ke MK (Mahkamah Konstitusi, Red),” sahut Norjani Wartawan LKBN Antara seraya bercanda.

Bahkan, juara 1, 2, dan 3 dari tim pemain laki-laki saling mengklaim kemenangan. Meski begitu, semua terhibur tak peduli kalah menang. Mereka semua menyadari, terpenting esensi dari permainan hanyalah melepas tawa dan bersenang-senang.

Pos terkait