PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terus berupa melakukan langkah konkrit dalam memajukan dunia pendidikan di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.
Tidak hanya dalam hal pengembangan sumber daya tenaga pendidik, tetapi hingga kepada fasilitas maupun sarana prasarana pendidikan.
Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Disdik Kota Palangka Raya pun semakin memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk seluruh masyarakat.
Salah satunya dengan berbagai program dan inisiatif yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki akses ke pendidikan berkualitas.
Mendukung hal itu, saat ini beberapa fasilitas sekolah sudah dibangun, terutama di kawasan padat penduduk. Dengan langkah tersebut ditekankan, penyebaran pendidikan merata.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani mengatakan beberapa tahun yang lalu kondisi menumpuknya penyebaran masyarakat di suatu kawasan juga pernah terjadi, yakni di Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut.
Pemerintah menerapkan kebijakan untuk membuat SDN Press, yakni sekolah yang dibangun dengan cepat untuk mengatasi anak usia sekolah yang ada di kelurahan Pahandut.
“Kita kan terus peningkatan fasilitas Pendidikan. Salah satunya dalam hal pendirian sekolah di Kawasan padat penduduk baru, saya sampaikan perumahan baru anak usia sekolah dasar terkadang melebihi dari kapasitas maksimal suatu sekolah, namun dengan jumlah sekolah dasar negeri di Kota Palangka Raya yang saat ini sebanyak 99 dinilai mencukupi menampung para siswa di daerah ini,” ungkapnya, Kamis (18/7/2024).
Ia menekankan, tahun 2025 kami akan melakukan penambahan sekolah di Jalan Kalibata, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya dan di Jalan Manjuhan, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya.
“Saya kira, ini harusnya bisa mengimbangi penyebaran penduduk di Kota Palangka Raya. Artinya pemerataan pendidikan berjalan,” ujarnya.
Jayani menambahkan, saat ini tidak meratanya penyebaran masyarakat menjadi faktor utama yang menentukan banyak atau sedikitnya jumlah siswa dalam suatu sekolah.
Contoh seperti di Jalan Kecipir, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut. Hal tersebut membuat penyebaran anak usia sekolah dasar di Jalan Kecipir kian banyak sehingga memerlukan adanya sekolah dasar untuk menampung anak-anak ini dalam menimba ilmu.
Sedangkan pada Jalan Hiu Putih, Jalan Mahir Mahar, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, ada sekolah yang muridnya dalam satu kelas hanya berjumlah delapan orang.
“Kondisi ini cukup membuat kami kerepotan, tetapi kami selalu optimis untuk berkomitmen dalam melakukan pemerataan siswa di seluruh sekolah-sekolah, maka itu berbagai langkah konkret terus diambil oleh Diasik dalam hal menyikapi realita yang ada,” tegasnya.
Ia menekankan, disisi lain Disdik juga fokus pada pengembangan profesional bagi para pendidik. Program pelatihan dan workshop untuk guru kini menjadi agenda utama untuk memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan terbaru dalam metode pengajaran.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan, dan kami ingin memberikan mereka semua sumber daya dan pelatihan yang mereka butuhkan untuk menginspirasi dan mendidik siswa dengan cara yang efektif,” kata Jayani.
Ia menyebutkan, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menyatakan keyakinan yang kuat bahwa sektor pendidikan di kota ini akan terus berkembang dan mengalami kemajuan pesat dalam waktu dekat. Sebab, fokus pada Peningkatan Kualitas Pendidikan.
”Konkretnya bahwa pihaknya memiliki strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kota ini. Kami percaya bahwa dengan upaya yang konsisten dan program-program yang terencana dengan baik,” tandasnya. (soc/daq/fm)








