Dituding Selingkuh, Kepala Cabang Kantor Pos Palangka Raya Membantah

Didapati Berdua dengan Oknum Karyawati di Rumdin 

Kepala Cabang Kantor Pos Palangkaraya,di Jalan Iskandar Palangkaraya,selingkuh
DIDAMAIKAN: Suasana mediasi di markas Polsek Pahandut antara RA,RJ dan AP, terkait persoalan rumah tangga dan dugaan perselingkuhan, baru-baru tadi.(istimewa)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com-Mengetahui  sang istri berduaan bersama pria lain di rumah dinas. Pria berinisial RJ,  bersama personel kepolisian dan orangtuanya,  mendatangi sebuah rumah dinas  di Jalan Iskandar Palangkaraya, Selasa (18/10) malam.

Pria (RJ) ini pun menemukan istrinya inisial RA, didapati masih menggunakan handuk. Sedangkan di dalam rumah  itu juga terdapat pria lain, berinisial AP yang merupakan Kepala Kantor Cabang Kantor Pos Palangka Raya,  dan RA merupakan seorang karyawati di salah satu cabang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

Bacaan Lainnya

Ketiganya  bahkan sempat dilakukan pemeriksaan di Polsek Pahandut. Dan akhirnya berakhir damai dengan cara kekeluargaan. Diketahui,  antara RJ dan RA sudah tidak serumah selama 10 bulan.

Kepada para wartawan RJ mengungkapkan,  bahwa ia sangat kecewa atas kejadian ini. Lantaran saat itu ia mendapati istrinya sedang berada di rumah dinas Kepala Kantor Pos Cabang Palangka Raya di Jalan Iskandar. Saat didatangi,  rumah dalam keadaan tertutup dan saat berada di dalam rumah, AP menggunakan celana pendek, sedangkan istrinya didapati hanya mengenakan handuk.

“Jujur saya bingung dengan kejadian ini, mengecewakan. Makanya saya laporkan ke Polsek Pahandut. Saya dan istri sudah 10 bulan sering cekcok dalam rumah tangga.Dia sudah sampaikan ke saya, tidak ada rasa sayang kepada saya,” beber RJ.

Pria ini pun mengungkapkan, sudah 10 bulan tersebut RA tidak tinggal bersamanya dan tinggal dengan orangtuanya. Dirinya pun  mengaku sudah kerap kali mendengar gosip-gosip tidak enak, yang menyatakan keduanya ada hubungan spesial.

”Pokoknya saat itu, istri saya dapati bersama pria lain di dalam rumah. Saya melihat mereka berduaan. Istri keluar menggunakan handuk dan tidak menggunakan baju atau celana,” beber RJ lagi.

Namun apa yang diungkapkan RJ itu ternyata dibantah oleh AP. Dirinya menyatakan tidak ada perselingkuhan atau perbuatan hal-hal negatif antara ia dan anak buahnya itu (AR).

”Saya pastikan itu tidak benar. Saya tegaskan juga, bahwa AR dan teman-temannya sudah biasa main ke rumah. Namun saat kejadian, yang bersangkutan numpang mandi,” sebutnya.

AP juga menyampaikan, saat datang beberapa personel kepolisian,   AR sedang berada di dalam kamar mandi.

”Saya itu akrab. Jadi antara pimpinan dan pegawai itu akrab. Biasanya dia datang rame-rame dan malam tadi itu sendirian. Bahkan tempat saya itu biasa dipergunakan main PS, jika malam minggu,” ujarnya menjelaskan.

AP juga melanjutkan, pada saat berada di Polsek Pahandut, tidak ada unsur memberatkan dirinya.”Saya tidak melakukan hal yang dituduhkan. Tidak ada perselingkuhan dan hal-hal negatif antara kami berdua,” tegasnya lagi.

Bantahan  juga disampaikan RA,   ia mengaku  sudah ditelpon oleh AP dari sore  Selasa kemarin. Sebelumnya ia pesan satu buah sepatu badminton dari AP, lantaran akan ada olahraga bulu tangkis. Karena ada kesibukan, sehingga tidak jadi mengambil sepatu ke rumah AP.

” Kebetulan saat itu saya ada acara. Sebenarnya berdua mau ke rumah AP bersama Mba Rianti. Karena tadi ada acara, makanya tidak jadi berdua,”tuturnya.

RA melanjutkan,  setelah acara itu, baru  ia ke rumah AP. Ia pun di rumah itu sempat makan gorengan, kemudian hendak menumpang mandi .Tetapi lanjutnya,  belum sempat mandi dan masih mengenakan handuk, sang suaminya datang. Sampai akhirnya mereka dibawa ke Polsek.

“Jujur saya mau mandi saat itu, dikasih sama AP handuk. Nah belum sempat mandi dan baru masuk kamar mandi, lalu dari luar diketuk, nah ternyata itu suami saya. Makanya saya tidak mikir lagi memasang baju, lalu keluar dan bertanya ada apa. Saya yakinkan tidak ada apa-apa,” ujar RA meyakinkan.

Pos terkait