Korban Banjir Nangamua Terima Bantuan Pangan PT GSDI-GSYM

bantuan banjir nangamua 1
SERAHKAN BANTUAN: Community Development Officer (CDO) PT. GSDI-GSYM Tria Ksatriamansyah didampingin PIC CSR Usma saat penyerahan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir di Desa Nangamua, Kecamatan Arut Utara, Rabu (19/10) (Istimewa/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – PT Gunung Sejahtera Dua Indah – Gunung Sejahtera Yoli Makmur serahkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Desa Nangamua, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (19/10/2022).

Melalui program Nurani Astra, anak usaha PT. Astra Agro Lestari ini bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban banjir di desa paling hilir di kecamatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Community Development Officer (CDO) PT. GSDI-GSYM Tria Ksatriamansyah mengatakan bahwa bantuan bagi warga terdampak banjir di Desa Nangamua ini menyasar sekitar 74 kepala keluarga. “Bantuan yang kami distribusikan berupa bahan pangan yang terdiri dari 74 karung beras dan 37 dus mie instan,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa kawasan tersebut menjadi wilayah cukup parah yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Arut. Hampir setiap tahun banjir melanda wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya di wilayah Kecamatan Arut Utara.

Baca Juga :  Pasar Kebanjiran Omset Pedagang Terjun Bebas
bantuan banjir nangamua 2
BANTU WARGA TERDAMPAK: PIC CSR Usma saat penyerahan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir di Desa Nangamua, Kecamatan Arut Utara, Rabu (19/10) (Istimewa/Radar Sampit)

“Saat ini curah hujan di Kabupaten Kotawaringin Barat khususnya Kecamatan Arut Utara sangat tinggi dan hampir setiap hari hujan mengguyur,” katanya.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Kepala Desa Nangamua Haryanto dan selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak dengan pendampingan Bhabinkamtibmas dan Kapolsek Arut Utara.

“Desa Nanga Mua ini secara geografis memang dilalui oleh Sungai Arut dan masih banyak masyarakat yang tinggal di bantaran sungai,” katanya.

Selain itu warga juga masih menggantungkan hidup dengan sungai untuk usaha perikanan budidaya maupun tangkap. “Bantaran sungai sejak dulu menjadi tempat tinggal dan urat nadi perekonomian,” terangnya.

Pos terkait