Dua Warga Diserang dengan Senjata Tajam

Salah satu korban penganiayaan, Krisdiandi saat menjalani perawatan medis, usai diserang oleh orang tak dikenal, Sabtu (15/4) malam.(ist)
Salah satu korban penganiayaan, Krisdiandi saat menjalani perawatan medis, usai diserang oleh orang tak dikenal, Sabtu (15/4) malam.(ist)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com– Dua insiden penganiayaan dilakukan orang tak dikenal (otk), terjadi di Kota Palangka Raya, Sabtu (15/4) malam. Kejadian pertama di Jalan Badak, dengan korban atas nama Dedy Sumantri (41). Kejadian kedua di Jalan Bukit Raya, dengan korban Dedek Krisdiandi (15).

Kasus itu kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Akibat kejadian itu, korban Dedy mengalami luka di bagian lengan dan jari. Sedangkan, Dedek menderita luka pada ibu jari pada bagian tangan kanan, akibat sabetan senjata tajam yang dilakukan pelaku.

Bacaan Lainnya
Gowes

Kasat Sabhara AKP Gatot Sisworo mengatakan, personelnya mendatangi lokasi dugaan penganiayaan setelah kejadian. Menurutnya, berdasarkan keterangan para saksi menyebutkan korban atas nama Dedy Sumnatri (41) telah menjadi korban penganiayaan oleh pelaku tidak dikenal, dan kini masih buron.

“Pada kejadian tersebut, korban mengalami luka pada jari pada bagian tangan kanan akibat sabetan mandau yang dilakukan pelaku,” ungkapnya.

Baca Juga :  Molor Lagi, Kontraktor Masjid Agung Nanga Bulik Minta Perpanjangan Waktu

Namun terang Gatoot, setibanya para personel yang terdiri dari piket fungsi baik itu SPKT, Reskrim dan lainnya tidak mendapati pelaku dan diduga telah melarikan diri terlebih dahulu. “Sudah ditangani pihak berwajib. Semoga segera terungkap motifnya dan siapa pelaku,” ujarnya.

Kemudian lanjut Gatot, untuk TKP kedua di Jalan Bukit Raya. Berdasarkan keterangan para saksi menyebutkan,  korban atas nama Dedek Krisdiandi (15)  jugamenjadi korban penganiayaan oleh pelaku tidak dikenal. Belum diketahui penyebab kejadian tersebut, lantaran pelaku langsung kabur dan korban  juga tidak mengetahui siapa pelaku.

“Pada kejadian tersebut, korban mengalami luka pada ibu jari pada bagian tangan kanan akibat sabetan senjata tajam pelaku. Seperti TKP pertama, setibanya para personel yang terdiri dari piket fungsi baik itu SPKT, Reskrim dan lainnya tidak mendapati pelaku dan diduga telah melarikan diri terlebih dahulu,” paparnya.

Gatoot menambahkan, kasus tersebut telah ditangani Sat reskrim untuk ditindak lanjuti. Namun tetap berharap masyarakat tidak cemas dan aparat terus melakukan patroli guna mencegah hal-hal tak diinginka., terutama tindak pidana maupun gangguan kamtibmas.



Pos terkait