SAMPIT, radarsampit.com – Kepastian jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng belum ada kejelasan. Padahal, hajat besar event olahraga itu sebelumnya direncanakan akan digelar bulan depan. Namun, sampai pertengahan Mei ini, belum terlihat kesibukan persiapan kegiatan tersebut.
”Sesuai rencana, Porprov akan digelar Juni 2023. Untuk tanggal dan waktunya, kami masih menunggu keputusan Gubernur Kalteng. Yang dapat kami pastikan saat ini, kapan pun pelaksanaannya, Pemkab Kotim siap menjadi tuan rumah dalam ajang Porprov,” kata Wim Reinardt Kalawa Benung, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim, Selasa (9/5).
Kesiapan tersebut telah dibuktikan dengan melakukan perbaikan sarana olahraga yang akan dijadikan lokasi (venue) Porprov sudah dibenahi Pemkab Kotim sejak tahun 2022 dan masih terus berlanjut hingga Juni ini.
”Semua pembenahan dan perbaikan sarana olahraga yang dijadikan venue Porprov sudah dibenahi dari tahun lalu dan sampai saat ini masih terus dikejar pekerjaannya. Ditargetkan semua pekerjaan pembenahan dan perbaikan sarana olahraga ditargetkan selesei Juni ini sebelum pelaksanaan Porprov,” ujarnya.
Wim mewakili seluruh atlet yang tergabung dalam cabang olahraga (cabor) mengharapkan pelaksanaan Porprov bisa digelar Juni atau paling lambat Juli 2023. Pasalnya, sebagian cabor sudah banyak yang mengikuti prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Menurutnya, sejumlah kabupaten di Kalteng sudah menanyakan terkait waktu dan tanggal kepastian pelaksanaan Porprov. Namun, Pemkab Kotim belum dapat memberikan kepastian, karena masih menunggu keputusan gubernur.
”Ada beberapa kabupaten yang menanyakan, kami belum bisa memastikan tanggalnya. Kami juga tidak bisa memasang spanduk pemberitahuan pelaksanaan Porprov, karena masih menunggu keputusan Gubernur,” ujarnya.
Kendati demikian, Wim akan berupaya menanyakan terkait hal itu ke Dispora Kalteng. ”Rencana saya akan berangkat ke Palangka Raya untuk melakukan rapat koordinasi dengan Dispora Provinsi untuk melaporkan kesiapan venue dan mudah-mudahan pelaksanaan porprov dapat ditentukan tanggal dan waktunya,” ujarnya.
Sementara itu, mengenai anggaran dalam pelaksanaan Porprov 2023, pihaknya telah mengusulkan sebesar Rp50 miliar ke Pemprov Kalteng. ”Usulannya segitu dan itu untuk memenuhi semua rangkaian kegiatan selama pelaksanaan Porprov berlangsung. Untuk maskot sudah disiapkan, untuk tagline belum,” ujarnya.
Porprov Kalteng sedianya akan diikuti 28 cabang olahraga dan satu cabang olahraga ekshibisi, yaitu korfball (bola tangan) yang juga bakal dipertandingkan. Pemkab Kotim telah menetapkan lokasi (venue) sarana olahraga dari 28 cabor yang masih terus diperbaiki tahun ini.
Adapun dana yang bersumber dari APBD Kotim, alokasi anggaran sebesar Rp855 juta digunakan untuk perbaikan jalur lintasan atletik yang lokasinya di kawasan Stadion 29 November.
Ada delapan lintasan yang disiapkan yang nantinya dipasang fravel (kerikil) dan batu bata sepanjang 400 meter. Dengan total lima kategori yang akan dipertandingkan dalam porprov yaitu lompat jauh, tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing dan lompat jangkit.
”Pagi tadi saya meninjau lokasi. Minggu depan mulai dikerjakan pembuatan bak sekat kayu yang ditimbun pasir panjangnya 12 meter dan lebar 7,5 meter dan panjang ancang-ancang lari 32 meter,” kata Wim.
”Pada saat pekerjaan berlangsung, Stadion 29 November akan ditutup sementara selama 1-2 minggu ke depan,” tambahnya.
Selanjutnya, Wim juga mengecek lokasi cabor panjat tebing. Lokasi yang tadinya di Stadion 29 November dipindahkan ke halaman depan gedung voli indoor Jalan Tjilik Riwut yang masih berdekatan dengan Stadion 29 November.








