Jalan Desa Pangkut dan Panahan Terendam 

Pangkut,Banjir di kotawaringin barat
Kondisi banjir di RT 01, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Sabtu (6/11) kemarin.(istimewa)

PANGKALAN BUN – Wilayah Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat kembali diterjang banjir. Luapan Sungai Arut yang membelah kawasan itu merendam sejumlah kawasan di Kelurahan Pangkut dan Desa Panahan dengan ketinggian hingga 1 meter, Sabtu (6/11)

Di Kelurahan Pangkut luapan Sungai Arut telah merendam akses jalan permukiman masyarakat di RT 01. Kendati demikian, belum diketahui berapa jumlah rumah dan jiwa yang terdampak bencana banjir tersebut. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar baru meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan mitigasi bencana dan pendataan.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar, Martogi Siallagan menyampaikan, setelah mendapat informasi, personel TRC BPBD langsung menuju lokasi bencana banjir di Kecamatan Aruta dengan membawa sejumlah sarana dan prasarana seperti Speedboat VE serta mobil Sarpras.

“Untuk di RT 1 Kelurahan Pangkut ketinggian air meningkat setinggi 50 centimeter dan kondisi jalan permukiman warga sudah mulai terendam. Namun untuk rumah belum kita ketahui, tim sedang menuju ke Pangkut untuk pendataan,” ujarnya.

Baca Juga :  Larangan Parkir Depan Damkar Tak Digubris Warga

Ia juga mengungkapkan, selain di Kelurahan Pangkut, dampak luapan Sungai Arut juga merendam permukiman warga di Desa Panahan. Bahkan, informasi yang diterima ketinggian air sudah mencapai 1 meter.

Ia belum berani memprediksi apakah ketinggian air semakin meningkat, karena bila hujan berhenti air dengan cepat akan turun. “Kalau hujan deras air cepat naik, dan bila beberapa hari tidak hujan air akan turun, jadi belum bisa saya prediksi apakah akan meningkat atau tidak,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.