Jumat Agung di Palangka Dijaga Polisi

Cegah Teror Bom dan Gangguan Kamtibmas

jumat agung
PEKAN SUCI PASKAH : Personel Polresta Palangka Raya melaksanakan pengawasan dan penjagaan di sejumlah gereja. DODI/RADAR PALANGKA

PALANGKA RAYA,Radarsampit.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya melaksanakan pengamanan di sejumlah gereja.

Pengetatan dan pemantauan tersebut digelar menjamin keamanan jemaat Kristiani yang merayakan Paskah, mulai Kamis Putih, Jumat Agung hingga Hari Raya Paskah.

Bacaan Lainnya

“Polresta Palangka Raya memperketat pengamanan wilayah dan gereja-gereja menjelang maupun saat  pekan Suci Paskah tahun ini, guna memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat,” ujar Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santoso melalui Kabag Ops, Kompol Ganda B. Napitupulu,Jumat (7/4).

Ganda B. Napitupulu menyebutkan, dilakukan Pengamanan di gereja-gereja  dan Patroli roda empat dan dua  serta meminta bantuan dari Kapolda Kalteng untuk diturunkannya Unit Team Jibom dari SatBrimob Polda Kalteng.

“Konkretnya hal itu antisipasi adanya ledakan bom atau antisipasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang akan membuat rusuh jalannya ibadah yang sedang memperingati hari Wafatnya Isa Almasih, sehingga jemaat yang sedang melakukan Ibadah menjadi aman, tenang dalam melakukan ibadahnya. Namun sampai detik ini semua kondusif tanpa kendala,” tegasnya.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Wakaf Muhammadiyah Jadi Perhatian BPN  

Perwira Menengah Polri ini membeberkan, sejumlah gereja menjadi titik fokus pengamanan, diantaranya gereja katedral Yesus Gembala Baik, HKBP, YHS, SION, Barigas, Bethesda, Efrata, Kaharap. Maranatha, Sinar Kasih,Eka Sinta.

Termasuk gereja-gereja di pelosok seperti Gereja Marturia. Getsemani,Harap Asi hingga gereja Asi di kawasan Tumbang Talaken, Kelurahan Pager.

”Beberapa yang jadi titik fokus, namun tetap semua gereja yang melaksanakan perayaan tersebut kita pantau dan lakukan patroli secara berkelanjutan. Sebab diperkirakan jumlah jemaat diperkirakan mencapai 9.120 orang,” sebut Ganda.

Lanjut dia, untuk kekuatan personel pengamanan Gereja 79 personil Polresta, Patroli KRYD dari Polresta 43 Personil dan pembantuan 15 Personil dari Unit Team Penjinak Bom Satuan Brimob Polda Kalteng.

”Sebagai antisipasi, kami juga akan melakukan sterilisasi gereja sebagai pemenuhan standar operasional prosedur yang harus dilaksanakan oleh Kepolisian untuk memberikan rasa aman, nyaman dan kondusif kepada warga yang sedang menunaikan ibadah,” katanya.



Pos terkait