Kabut Misteri Hilangnya Polisi Berprestasi di Kalteng

Percaya Profesionalitas Polri, Keluarga Menanti Kepulangan Anggota Intelkam

anggota intel polres kotim hilang

”Menjadi perhatian khusus Polda Kalteng untuk melakukan upaya pencarian. Polres Kotim melakukan pencarian keberadaan personelnya, juga komunikasi dan koordinasi dengan pihak keluarga dengan rekan kerja dan di masyarakat. Jika mengetahui segera lapor,” kata perwira menengah Polri ini.

Erlan menegaskan, jika ada hal-hal yang berkaitan dengan etik akan diproses. Namun, pihaknya akan melihat dulu persoalannya dan alasan Fadel pergi tanpa kabar.

Bacaan Lainnya

”Kami akan dalami jika yang bersangkutan sudah dapat. Saat ini hal utama mencari keberadaan yang bersangkutan,” tegasnya.

Erlan juga meminta Fadel agar mendatangi kantor kepolisian dimana pun dia berada. ”Kami minta yang bersangkutan segera ke kantor polisi, jika merasa anggota. Kami berharap tidak terjadi hal-hal tak diinginkan terhadap yang bersangkutan,” tegasnya.

Beragam Spekulasi Bermunculan

Sementara itu, kabar hilangnya seorang polisi muda di Polres Kotim tersebut bukan hanya menyita perhatian publik, tetapi juga memicu komentar liar netizen di media sosial. Tak sedikit warganet yang mengaitkan kasus itu dengan dugaan permasalahan pribadi.

Baca Juga :  Sudah saatnya RSUD Murjani Punya Pesaing

Hikmah Azzahra, salah satu warganet menyinggung kabar serupa yang sempat ia baca di media sosial. ”Hampir sama dengan yang diinfokan status orang tadi. Nah, perempuan berusia 25 tahun hilang juga, tapi itu istri orang yang hilang,” ujarnya.

Ada pula netizen yang menyoroti fenomena maraknya berita orang hilang belakangan ini. Emy Susilawati menuliskan, ”Makin marak berita orang hilang. Ada perempuan kehilangan suami, ada laki kehilangan istri, ada jua orang tua hilang anak. Ini lagi polisi yang hilang. Mudahan yang keluarganya hilang cepat ditemukan dalam keadaan sehat walafiat. Aamiin.”

Sementara itu, Rina Ja menduga ada kejanggalan di balik hilangnya polisi muda tersebut.

”Pasti ada yang janggal atas kehilangannya itu. Tak mungkin pergi dari rumah dan tidak kembali lagi. Pasti ada apa-apa. Kalau ada musuh dengan orang luar bisa juga. Ya, mudahan ja lekas dapat si Abang Fadel-nya,” tulisnya.

Kasus ini menunjukkan betapa cepatnya isu di media sosial berkembang menjadi berbagai spekulasi, bahkan tak jarang keluar dari etika.



Pos terkait