Kader Tulen Tersingkir, Politikus Kawakan Rebut Demokrat

DEMOKRAT
Ilustrasi. (M Faisal/Radar Sampit)

SAMPIT, RadarSampit.com – Kader tulen Partai Demokrat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Parimus tersingkir dari persaingan memperebutkan posisi ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Politikus kawakan Jhon Krisli sukses merebut nakhoda partai berlambang mercy itu.

Pengurus DPD Demokrat Kalteng Edy Rustian memastikan kabar tersebut. ”Ya, benar. Demikian informasinya,” ujarnya, Selasa (24/5).

Bacaan Lainnya

Edy mengatakan, Jhon Krisli merupakan Ketua DPC Demokrat Kotim terpilih untuk periode 2022-2027. Mantan pentolan PDIP Kotim tersebut terpilih setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan yang dilaksanakan awal Maret lalu.

Catatan Radar Sampit, kursi Ketua DPC Demokrat Kotim sebelumnya diperebutkan enam tokoh, yakni Jhon Krisli, Parimus, Kusdinata, Heriansyah, Anang Kapeliyus, dan Handoyo J Wibowo. Dari enam nama itu, mengerucut menjadi Jhon dan Parimus. Dua nama tersebut lalu digodok di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat.

Parimus melaju sampai ke DPP didukung kekuatan 13 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), sementara HM Jhon Krisli hanya 4 dukungan. Meski demikian, Jhon tetap lolos, karena syarat minimal mencalonkan diri sebagai ketua harus mendapatkan dukungan minimal 4 DPAC.

Meski dukungan DPAC lebih kecil dari Parimus, justru Jhon Krisli yang terpilih di DPP untuk memimpin Demokrat Kotim lima tahun ke depan. Jhon mengatakan, kepercayaan dari DPP dan DPD Partai Demokrat Kalteng kepadanya untuk memimpin Demokrat Kotim merupakan kepercayaan besar.

Dia berjanji tidak akan mengecewakan Demokrat. Baginya, hal tersebut sebuah penghargaan yang akan dibalas secara maksimal untuk kemenangan dan kejayaan Partai Demokrat di Kotim. Dia tengah menyusun strategi untuk menghadapi tahapan Pemilu 2024.

Jhon menuturkan, jabatan sebagai Ketua DPC bukan berarti dia harus meninggalkan kepengurusan dan kader senior Partai Demokrat di Kotim. Dia berharap semua kader dan simpatisan di semua tingkatan, agar bersatu dan bersama-sama mempersiapkan diri untuk memenangkan Demokrat pada pesta demokrasi 2024 mendatang.

”Saya akan mengajak dan merangkul siapa pun yang sebelumnya menjadi kader Partai Demokrat. Demokrat ini adalah milik rakyat. Berkoalisinya dengan rakyat untuk meraih kemenangan dengan politik yang cerdas dan santun,” tegas Jhon.

Lebih lanjut Jhon mengatakan, penjabaran visi dan misi politiknya adalah Demokrat kuat dan dicintai rakyat. Dia menyakini apabila program yang disampaikannya dalam beberapa waktu lalu dilaksanakan, Demokrat akan kembali menjadi salah satu pemenang pemilu.

Apalagi dia merasa masih banyak simpatisan fanatiknya yang akan diboyong menjadi mesin Partai Demokrat. Di samping itu, Ketua DPRD Kotim periode 2009-2014 dan 2014-2019 ini juga mengaku punya misi khusus di tubuh DPC Demokrat Kotim, yakni mengisi struktur pengurus dengan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan mampu mewakili semua kepentingan partai dan masyarakat.

”Namun demikian, sudah barang tentu tetap memperhatikan rasio penduduk dari sisi suku, agama, ketokohan, profesi, kelas, usia, serta memastikan presentasi perempuan di atas 35 persen. Kami juga akan melakukan konsolidasi menyeluruh hingga ke tingkat paling bawah dengan melakukan penguatan peran di PAC dan ranting sebagai ujung tombak. Bagaimanapun aspirasi mereka merupakan langkah kemajuan bagi partai,” ujarnya.

Sebagai politikus, rekam jejak Jhon Krisli tak bisa dipandang sebelah mata. Dia menapaki karier politiknya di PDIP sejak tahun 1998 silam. Langkah politiknya membawa Jhon menduduki kursi DPRD Kotim dan menjabat Ketua DPRD.

Meski partai berlambang banteng moncong putih telah membesarkan namanya, Jhon memilih hengkang dan berlabuh ke Partai Demokrat. Dia sempat didapuk menjadi koordinator wilayah Kotim-Seruyan.

Pos terkait