Kasus Covid 19 Meningkat di Asia Tenggara

Pakar Kesehatan Ingatkan Kebersihan Diri dan Penggunaan Masker

pakai masker
Covid 19 di ASEAN meningkat pakar kesehatan ingatkan kebersihan diri./Vn Express

Beberapa negara di Asia Tenggara mengonfirmasi kenaikan jumlah kasus Covid-19 di akhir tahun 2023. Pihak berwenang meningkatkan upayanya demi membatasi penyebaran penyakit tersebut. Hal yang bisa dilakukan seperti memasang alat pemindai panas tubuh di pintu masuk perjalanan internasional serta mengimbau masyarakat kembali memakai masker.

Dilansir dari VN Express News pada Selasa (19/12/2023), Lockdown atau pengendalian Covid 19 berskala besar masih belum diperlukan untuk peningkatan Covid 19 di Asia Tenggara.

Bacaan Lainnya

Sebab sistem kekebalan tubuh terhadap virus sudah meningkat pasca dilakukannya vaksinasi Covid 19 Booster. Seperti Malaysia misalnya, Kementerian Kesehatan dr Dzulkefly Ahmad melalui pemerintah mungkin akan mengumumkan arahan tambahan demi menanggulangi peningkatan kasus Covid 19.

Salah satu upayanya pemberian vaksin booster terlebih bagi mereka yang rentan komplikasi jika tertular. Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, dr Muhammad Radzzi Abu Hassan mengimbau masyarakat untuk memakai masker saat berkumpul dengan teman atau keluarga. Dilansir dari Channel News Asia, kasus Covid 19 di Malaysia terus meningkat menjadi 12.757 pada pekan 3 hingga 9 Desember dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga :  ASTAGA!!! Bupati Ini Korupsi Rokok Sampai Rp 250 Miliar

Sedangkan di Indonesia, Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk melengkapi vaksin Covid 19 dan memakai masker di luar ruangan.
Data per Selasa pekan lalu, Indonesia mencatatkan total 6.223 kasus Covid 19 dengan peningkatan 298 kasus dari pekan sebelumnya.
Kemenkes terus memonitor kasus-kasus baru dan memastikan ketersediaan vaksin di seluruh Puskesmas di Indonesia. Upaya lain yang dapat dilakukan ialah dengan kembali memasang alat pemindah suhu tubuh di pintu masuk bandara serta pelabuhan Internasional.

Sementara di Thailand, kasus Covid 19 juga meningkat. Pada dua pekan lalu jumlah rawat inap mencapai angka tertinggi sejak Juli yaitu 590 kasus. Bahkan di pekan yang sama dilaporkan ada 5 kematian karena Covid 19 di Thailand. Para ahli kesehatan menyatakan Covid 19 bisa dikelola dengan lebih baik. Apalagi terhadap para lansia dan kelompok rentan lainnya. (jpg)



Pos terkait