Kebiasaan Buruk Yang Terus Berulang

Penyerapan Anggaran Menumpuk Di Akhir Tahun

penyerapan APBD
ilustrasi APBD

PANGKALAN BUN– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menyoroti kebiasan buruh terkait penyerapan anggaran yang menumpuk di akhir tahun. Oleh karena itu pemerintah daerah harus memaksimalkan perencanaan program dan penyerapan anggarannya.

Ketua DPRD Kobar Rusdi Gozali mengatakan, penyerapan anggaran oleh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) itu harus dibenahi. Mengingat penyerapan anggaran tiap triwulan sangat minim.

“Biasanya triwulan pertama hingga kedua itu penyerapan anggaran sangat kecil. Padahal dalam aturan untuk triwulan pertama minimal 20 sampai 30 persen. Namun itu baru tercapai di triwulan kedua,” kata Rusdi Gozali.

Begitu masuk triwulan ketiga dan keempat itu yang baru digenjot. Bahkan menjelang akhir tahun semua dinas baru memaksimalkan pelaksanaan program untuk menuntaskan penyerapan anggaran.

“Terakhir dalam pandangan akhir fraksi terkait pengesahan Raperda APBD tahun 2022 kita juga memberikan catatan soal penyerapan anggaran yang menumpuk di akhir tahun. Hal ini semestinya menjadi perhatian agar kejadian semacam ini bisa ditinggalkan dan SOPD mampu bekerja sesuai waktu penyerapan anggarannya,” harap Rusdi

Baca Juga :  Wisata Pesisir Terpadu Mulai Ramai

Selain itu, guna memaksimalkan penyerapan anggaran di tahun mendatang pemda diminta memaksimalkan program dan kegiatan dan dapat segera berjalan di awal tahun. “Memaksimalkan program dan kegiatan ini sangat penting dalam rangka penyerapan anggaran. Dengan begitu penyerapan maksimal bisa lebih cepat lebih baik,” terangnya.

Termasuk sekarang ini, percepatan penyerapan anggaran perlu dilakukan supaya banyak transaksi di masyarakat. “Sehingga nantinya perputaran ekonomi dapat berjalan. Hal ini yang harus terus digenjot agar nantinya perekonomian Kobar bisa kembali pulih,” tegasnya. (rin/sla)

Pos terkait