Ketika Bencana Ganda Melanda Kotim

Wilayah Selatan Kebakaran Lahan, Wilayah Utara Kotim Kebanjiran

KARHUTLA KOTIM
BENCANA: Tim pemadam berjuang memadamkan api di wilayah selatan Kotim. Pada kawasan lain di wilayah utara, justru banjir melanda warga. (BPBD KOTIM UNTUK RADAR SAMPIT)

Kondisi cuaca memang sulit ditebak. Wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur silih berganti dilanda bencana berbeda; banjir dan karhutla.

HENY, Sampit | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

Kebakaran lahan di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, belum sepenuhnya padam. Sejak Kamis (14/9) sampai bertemu Kamis (21/9/2023), api belum juga ”lelah” mengakuk. Upaya pemadaman terkendala akses yang sulit dan jauh dari jangkauan tim darat.

”Ada tiga titik lokasi kebakaran lahan di Desa Lampuyang. Beberapa titik lokasi kebakaran lahan sulit dijangkau. Untuk luasan lahan yang terbakar masih belum kami hitung. Tim pemadam darat dioperasikan melakukan pemadaman di sekitar lokasi kebakaran yang mendekati jalan dan permukiman,” kata Arief, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (21/9/2023).

banjir kotim
BENCANA: Kawasan lain di wilayah utara Kotim, justru banjir melanda warga. (BPBD KOTIM UNTUK RADAR SAMPIT)

Menyikapi sulitnya pemadaman yang jauh dari jangkauan, BPBD Kotim telah mengusulkan agar mendatangkan perbantuan tim pemadam udara menggunakan helikopter untuk melakukan pengeboman air dititik lokasi yang sulit dijangkau tim pemadam darat.

”Sudah kami teruskan ke Satgas udara agar dilakukan water bombing di lokasi karhan yang sulit dijangkau tim darat. Tetapi, hari ini sepertinya tidak ada penanganan water bombing di wilayah Kotim,” ujarnya.

Meskipun demikian, BPBD Kotim cepat tanggap menurunkan dua unit truk tangki pemadam dan satu unit motor trail dengan delapan personel yang siaga bertugas di sekitar titik lokasi kebakaran.

”Kami menurunkan delapan personel dengan pergantian shift tugas dengan jumlah personel tetap sama. Tim BPBD Kotim ikut melakukan pemadaman karena lokasi kebakaran sudah mendekati jalan lintas dan sekarang sudah dinyatakan aman dan padam, terutama di dekat jalan,” kata Arief.

Selain melakukan pemadaman di Desa Lampuyang, BPBD Kotim juga menggempur api yang melahap lahan di Bagendang Hulu, belakang PDAM Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Jalan HM Arsyad Desa Ujung Pandaran, dan Desa Regei Lestari, Kecamatan Teluk Sampit.

Penanganan kebakaran juga dilakukan di Jalan Ir Soekarno, jalur lingkar utara pukul 12.41 wib dan lingkar selatan. ”Untuk wilayah Kota Sampit aman dari kebakaran lahan. Kebakaran lahan dalam seminggu terakhir justru sering terjadi di wilayah selatan Kotim,” katanya.

Pantauan Radar Sampit, Kamis 21 September 2023 cuaca dalam kondisi panas, cerah, dan sedikit berawan.  Titik panas di Kotim yang diinformasikan BMKG Kotim terpantau sebanyak 25 titik. Paling banyak di Desa Lampuyang sebanyak 20 titik. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Sampit kembali mengalami kenaikan di angka 60 PM 2,5 atau kurang sehat.

Kondisi berbeda terjadi di wilayah selatan Kotim. Sejumlah desa, di antaranya Desa Tumbang Mujam dan Desa Mirah di Kecamatan Tualan Hulu, dikabarkan mengalami banjir setinggi lutut orang dewasa.

”Tim BPBD Kotim hari ini sudah melakukan survei ke lokasi banjir untuk melakukan pendataan. Berapa jumlah warga yang terdampak banjir masih proses didata,” ujarnya.

Camat Tualan Hulu Admadi Sastra mengatakan, banjir merupakan kiriman air dari atas di Desa Tanjung Jorong. ”Senin dan Selasa lalu di wilayah utara Desa Tanjung Jorong dan sekitarnya terjadi hujan. Air hujan turun sampai ke Desa Tumbang Mujam dan Mirah. Meskipun hari ini tidak hujan, beberapa desa mengalami banjir kiriman dari wilayah utara,” kata Admadi. (***/ign)

 

Pos terkait