Kisah Pilu di Panti Asuhan Annida Qolbu

Menampung Yatim Piatu, Balita, Disabilitas, Hingga Jompo

Panti Asuhan Annida Qolbu
SEMANGAT : Ketua Panti Asuhan Annida Qolbu bersama anak anak asuhnya.

Adapula perempuan disabilitas yang bernama Aulia. Dimasa kecilnya, Aulia harus menghadapi kehidupan pahit. Ibunya meninggal karena kanker payudara dan ayahnya meninggal karena serangan jantung. Saat itu dia dibawa ke panti oleh seorang anggota TNI saat usianya lima tahun. Dia ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Bagian kepala dan badannya mengalami luka dan terjadi kebocoran pada kepala, badannya luka-luka. Diduga ada orang yang sengaja melampiaskan tindakan kekerasan kepada Aulia kecil.

Bahkan, bekas luka dan jahitan pada bagian kepala dan badannya masih terlihat sangat jelas. Didalam kepalanya terdapat selang sejak kecil dan belum dikeluarkan hingga sekarang usianya 16 tahun.

Terlepas dari masa lalunya yang pahit, Aulia memiliki kelebihan. Meskipun dia tak cakap berbicara, namun dialah primadona panti. Warga sekitar mengenal Aulia. Wajahnya begitu mudah dikenali. Meskipun perempuan, dia percaya diri dengan penampilan botak tanpa rambut. Aulia memiliki kelainan, dimana dia akan sering pingsan apabila rambutnya dibiarkan panjang. Itulah sebabnya Aulia selalu berpenampilan gundul dan sangat mudah dikenali.

Baca Juga :  Bank Kalteng Cabang Sampit Kembali Berbagi

Tak hanya itu, dengan keterbatasannya yang memiliki emosi tidak stabil. Namun, urusan ibadah, Aulia jarang ketinggalan melaksanakan salat lima waktu.

Selain disabilitas perempuan yang dirawat di Panti Asuhan Annida Qolbu, adapula disabilatas laki-laki bernama Arsyil. Usianya kini 10 tahun. Terlahir yatim piatu, memiliki perangai yang super hyper aktif. Dia dibawa oleh kakaknya saat usianya 5 tahun. Arsyil senang mengotak atik barang, tidak bisa mendengar (tuli), tidak bisa berbicara (bisu) dan suka tidur diayunan dan diatas ranting pohon.

Pos terkait