Naas Menghampiri Pengecer BBM Ini

Nyaris Hangus setelah Tersambar Api 

Jalan Cemara Labat,Kelurahan Pahandut Seberang,Palangkaraya,pengecer bbm,tersambar api
Seorang warga Jalan Cemara Labat, Kelurahan Pahandut Seberang, yang mengalami luka bakar lantaran ketidaksengajaan sang anak, hingga dievakuasi ke rumah sakit, kemarin.(istimewa)

PALANGKA RAYA- RadarSampit.com-Naas dialami Rejali (40) warga Jalan Cemara Labat, Kelurahan Pahandut Seberang, Palangkaraya, Senin (24/10) malam di sekitar Jalan Tjilik Riwut Kilometer 10. Saat sedang mengisi pertalite dari jeriken 35 liter ke dalam botol, tak jauh dari tempat itu sang anak membakar sampah. Tiba-tiba api menyambar BBM tersebut dan mengenai beberapa bagian tubuhnya.

Ketidaksengajaan sang anak, membuat pria langsing ini menderita luka bakar serius hingga dievakuasi ke rumah sakit, lantaran api sempat membakar bagian wajah, pergelangan tangan sebelah kanan, betis kaki sebelah kanan, dan bagian lutut sebelah kiri.

Beruntung, api yang membakar tubuhnya itu bisa segera dipadamkan, hingga nyawa Rejali masih bisa tertolong.

Peristiwa ini pun diketahui aparat kepolisian, dan beberapa saksi telah dimintai keterangan serta barang bukti jeriken yang terbakar dan barang terkait lainnya diamankan.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa melalui Kanit I Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Aipda Teguh Wahyudi, membenarkan, adanya salah seorang warga yang mengalami luka bakar, dan pihaknya mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga :  Upah Rp 700 Ribu Membuat Pria Ini Diamankan Polisi

Diungkapkannya, awalnya korban memindahkan minyak jenis pertalite dari jeriken ke botol. Biasanya memang korban berjualan bensin eceran. Kemudian, pada saat memindahkan tersebut anak korban berinisial AM, di waktu bersamaan juga membakar sampah.

Pembakaran itu lanjut Wahyudi , bertujuan mengusir nyamuk di dekat korban. Namun secara tiba-tiba api menyambar yang mengakibatkan membakar jeriken yang berisikan BBM terbakar dan mengeluarkan kobaran api dan menyambar korban.

Melihat hal itu, sejumlah warga yang melihat langsung berupaya memadamkan api, di tengah korban yang berteriak dan kesakitan. Sampai akhirnya  korban pada dievakuasi dan kini dirawat RS. Doris Sylvanus Palangka Raya.

Pos terkait