Nadalsyah Enggan Pimpin Demokrat Kalteng

DPW Demokrat Kalteng,Nadalsyah
Nadalsyah ( baju putih) ketika berbincang dengan beberapa pengurus DPW Demokrat Kalteng dalam salah satu kesempatan, baru-baru tadi.(dodi/radarpalangka)

PALANGKA RAYA- Setelah ramai kabar mundur dari Ketua DPW Partai Demokrat Kalteng,  Nadalsyah akhirnya memberikan tanggapan. Ia pun membenarkan bahwa secara lisan menyampaikan permohonan diri mundur dari kursi Ketua Partai Demokrat Kalteng.

Namun menurutnya, Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat meminta dirinya untuk mempertimbangkan terkait pengunduran dirinya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPP) Partai Demokrat Kalteng. Bahkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran menekankan, dirinya akan menjadi Calon Anggota DPR RI dan Gubernur Kalteng tahun 2024 mendatang.

“Perlu digaris bawahi bahwa hal itu bukan mundur dari Partai Demokrat, melainkan memohon diri mundur sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng, dengan alasan kesibukan,” ujar Nadalsyah yang juga bupati Barito Utara ini,Rabu (23/3).

Dirinya beralasan, karena kantor DPD Partai Demokrat Kalteng berada di Kota Palangka Raya, sedangkan dirinya sehari-hari paling banyak menghabiskan kegiatan dan tempat bertugas di Barito Utara.

“Artinya jika ada kegiatan yang digelar DPD maka harus memerlukan waktu sekitar tujuh sampai delapan jam perjalanan untuk ke kota Palangka Raya,” tegas Nadalsyah.

Baca Juga :  Tujuh Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Lalu lanjutnya, belum lagi misalkan ada kegiatan secara bersamaan yang tidak bisa diwakilkan, maka bisa saja menghambat kegiatan-kegiatan partai Demokrat di DPD. Sebab dalam aturan organisasi partai Demokrat yang tertuang di AD/ART partai, ada yang tidak bisa diwakilkan. Sebab pengurus yang sudah dibentuk hadir pada acara tersebut.

“Maka itu dikhawatirkan, sebagai kepala daerah juga memiliki kegiatan di waktu bersamaan dan hal itu tidak bisa diwakilkan, maka bisa terbentur. Jadi hal itu saja yang menjadi persoalan, bukan hal-hal lainnya.Maka itu saya memohon mengundurkan diri sebagai ketua dengan alasan kesibukan dan tidak ada alasan apa-apa,” papar Nadalsyah lagi.

Ia menambahkan, tetap siap ditempatkan oleh ketua umum partai dimana saja di dalam kepengurusan partai, asal jangan menjadi ketua.

“Sejauh ini tanggapan dari ketua DPP masih mengambang dan meminta saya untuk mempertimbangkan hal tersebut. Kalau saya, saya sangat berharap DPP menerima permohonan itu.Pokoknya saya siap ditempatkan di pengurusan apa saja di dalam Demokrat,” imbuh Nadalsyah.

Pos terkait