Ngeri!!! Peredaran Narkoba Semakin Masif, sampai Wilayah Perdesaan

KIAN MARAK: Tiga pengedar narkoba yang diringkus Polda Kalteng beberapa waktu lalu. Peredaran narkoba di Kalteng dinilai semakin masif hingga perdesaan. (DOK.DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Anggota DPD RI Agustin Teras Narang mengaku sedih dan prihatin saat mendapatkan informasi bahwa peredaran narkoba di perdesaan Provinsi Kalimantan Tengah, semakin masif, khususnya di Kabupaten Gunung Mas.

Kondisi ini tidak bisa dibiarkan dan harus ada upaya maupun langkah serius serta sistematis dalam menanggulangi peredaran narkoba, kata Teras secara virtual saat reses di Desa Dahian Tambuk, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, Selasa.

Bacaan Lainnya

”Kalau peredaran narkoba dibiarkan, saya khawatir 15 tahun ke depan, Kalteng akan kehilangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, cerdas, dan harati. Ini yang membuat saya benar-benar khawatir,” ucapnya.

Senator asal Kalimantan Tengah itu mengaku selama reses di Kabupaten Gunung Mas, baik di Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, dan Mihing Raya, ia selalu mendapatkan informasi terkait peredaran narkoba yang semakin membahayakan, bahkan menimbulkan perceraian hingga terkena kasus.

Teras mengatakan sekarang ini tidak bisa lagi saling menunggu ataupun melimpahkan sepenuhnya tanggung jawab dalam menanggulangi peredaran narkoba kepada pemerintah, BNN, penegak hukum, dan lainnya.

“Saya mengajak para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemuda bersatu padu memerangi peredaran narkoba. Jangan sampai karena narkoba membuat SDM di Kalteng menjadi tidak berkualitas dan budak narkoba,” kata Teras.

Saat reses di Desa Dahian Tambuk, Teras menerima sejumlah keluhan maupun aspirasi, di antaranya ruas jalan provinsi dari Kuala Kurun menuju Palangka Raya rusak, peredaran narkoba yang membuat dua orang terjerat kasus hukum, dan belum adanya bimbingan teknis (bimtek) selama tiga tahun terakhir kepada kepala dan perangkat desa.

”Untuk bimtek, saya siap membantu dan memfasilitasi dengan kementerian terkait. Sekarang tinggal apa dan bagaimana bimtek yang diinginkan Kecamatan Mihing Raya diberikan kepada kepala dan perangkat desa,” demikian Teras.

Dalam reses ini, turut hadir Camat Mihing Raya, Kepala Desa Dahian Tambuk beserta perangkat, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. (ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *