Pantai Puger, Rest Area Pilihan saat Mudik Sepanjang Jalan Tol dan Non-Tol Jakarta–Banyuwangi

Ada Tempat Tidur Gantung, Bangku-Bangku Panjang, dan Deretan Gazebo di Pantai Puger

pesona laut
PESONA LAUT SELATAN: Pengunjung di Pantai Cemmoro Sewu yang masih satu area dengan Pantai Puger, Jember (10/3/2024). (PUGUH SUJATMIKO/JAWA POS)

Di Pantai Puger, jalur lintas selatan wilayah Jember, Jawa Timur, berakhir. Fasilitas lengkap, tapi hati-hati dengan ombaknya yang tinggi.

SHOLEH HILMI QOSIM, Jember | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

PARA pemudik yang melalui jalur lintas selatan (JLS) di sepanjang wilayah Lumajang¬–Jember, Jawa Timur, akan dimanjakan panorama pantai dan gulungan ombak yang menari-nari. Ruas jalan yang lebar, permukaan jalanan yang mulus, serta intensitas kendaraan yang rendah menambah kenikmatan tersendiri berkendara di jalur tersebut.

Sayangnya, kenyamanan jalan itu tidak bertahan lama. Sebab, JLS di Jember masih mentok di wilayah Pantai Puger dan belum ada tanda-tanda kelanjutan pembangunan. Tepat di ujung JLS Jember, terdapat mercusuar dengan kawasan pantai di sisi selatan.

Pantai Pancer Puger bisa menjadi tempat peristirahatan yang tenang seraya menikmati embusan angin khas laut selatan. Pengunjung hanya perlu membayar Rp 5 ribu untuk masuk ke kawasan pantai yang terletak di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, itu. Ada biaya tambahan Rp 2 ribu untuk yang membawa kendaraan roda dua serta Rp 5 ribu bagi pengendara roda empat.

Baca Juga :  Kebijakan Ini Ibarat ”Berjudi” di Tengah Pandemi

Terdapat belasan gazebo di tepi pantai yang bisa diakses secara cuma-cuma. Bangunan beratap jerami tersebut cocok dijadikan tempat berleha-leha bagi para pemudik sekadar melepas lelah selama perjalanan. Siti Marfuah, salah seorang pengunjung, mengaku kerap berwisata di Pantai Pancer Puger sekadar untuk menghilangkan kepenatan.

Pada Sabtu (9/3/2024) lalu, warga Wuluhan, Jember, tersebut berangkat bersama tujuh orang menggunakan mobil Honda Odyssey. Mobil bertipe multipurpose vehicle tersebut memiliki ruang kabin yang luas.

’’Enak buat bepergian bareng keluarga soalnya bisa muat banyak orang,” ungkapnya.

Terkait keindahan alam Pantai Pancer Puger, Marfuah menekankan siapa saja yang hendak singgah agar lebih berhati-hati. Sebab, beberapa kali terdapat kejadian pengunjung terseret arus ombak yang, seperti umumnya pantai selatan, tinggi.

Selain gazebo seperti yang dimanfaatkan Marfuah sekeluarga, terdapat beberapa fasilitas yang disediakan. Di antaranya, ayunan, tempat tidur gantung, bangku-bangku panjang, musala, dan toilet umum. Menyenangkan tak hanya bagi anak-anak, tapi juga yang dewasa.



Pos terkait