Pelajar yang Wajahnya Tak Berbentuk Akibat Tumor Ganas

Sakitnya Menjadi-Jadi saat Malam Hari

Pelajar yang Wajahnya Tak Berbentuk Akibat Tumor Ganas
TEGAR: Jelly Yanto (17) warga Jalan Simpei Karuhei IV A penderita tumor ganas di bagian pipi sebelah kiri bersama orang tuanya.

Berawal luka di bagian gusi, kini pipinya membesar. Wajahnya pun tidak berbentuk lagi. Hal itulah yang dialami Jelly Yanto.

Remaja 17 tahun itu sudah delapan bulan merasakan sakit di wajahnya. Jelly Yanto didiagnosa mengidap tumor ganas. Kondisinya semakin parah. Sudah puluhan juta rupiah dikeluarkan untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Pengobatan medis hingga tatamba kampung sudah dicobanya, tetapi belum bisa menyehatkan Pelajar SMA 4 Palangka Raya yang tinggal di Jalan Simpei Karuhei VI A Palangka raya itu.

Orangtuanya, Lira Martina (40) dan Atmajewi (52), tak bisa berbuat banyak. Dia berharap ada uluran tangan pemerintah dan relawan membantu menyembuhkan penyakit anaknya, atau paling tidak mengurangi dari kondisi yang ada.

Ditemui di kediamannya, Jelly Yanto berharap sembuh seperti sedia kala. Saat ini rasa sakit selalu dirasakannya. Apalagi saat malam hari, deritanya semakin menjadi-jadi. Dia hanya minum obat pereda nyeri menggunakan antibiotik, CTM, hingga paracetamol.

”Saya ingin sembuh dan beraktivitas kembali. Ingin sekolah mengejar cita-cita menjadi orang sukses membantu orang tua. Semoga ada yang bisa membantu dan mewujudkan hal tersebut,” ujar remaja kelahiran Tumbang Kunyi 3 Desember 2004 ini.

Baca Juga :  Digerebek Aparat, Pengedar Buang Sabu dari Loteng Rumah

Lira Martina (40) menambahkan, awalnya muncul luka kecil di bagian gusi. Namun lama kelamaan semakin membesar dan membengkak. Sebelum sebesar sekarang, ia dan sang suami sudah berusaha keras mengobati. Anaknya pernah berobat di puskesmas, dirujuk ke Rumah Sakit Mura, lalu dibawa ke Rumah Sakit dr Doris Sylvanus, hingga ke RS Ulin Banjarmasin.

Hingga kini, penyakitnya bisa disembuhkan dan malah tiap hari semakin membesar. Sampai kini mengeluarkan air liur, bernanah, sakit bahkan mata kiri anak sudah tidak melihat, lantaran tertutupi pembengkakan tersebut.

Pos terkait