PALANGKA RAYA– Pemerintah Kota di bawah kepemimpinan Wali Kota Fairid Naparin, dan Wakil Wali Kota Umi Mastikah, terus berkomitmen mewujudkan daerah tersebut smart environment, smart society dan smart economy. Hal ituguna bersama-sama mewujudkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, terlebih dalam kondisi pandemik saat ini.
”Secara tegas saya akan terus berupaya memberikan langkah atau kebijakan terbaik dalam pembangunan Kota Palangka Raya semakin maju. Mewujudkan smart society dan smart economy serta smart environment. Namun tetap untuk mewujudkan semua itu diperlukan banyak dukungan Terutama dari para pelaku dunia usaha,” ujar Fairid, Selasa (13/4).
Disebutkannya pula, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus menggerakan pertumbuhan ekonomi. Karenanya semua pelaku usaha di wilayah administrasi Kota Palangka Raya, diharapkan dapat secara aktif terlibat dalam membangun pertumbuhan ekonomi, dengan tujuan akhir terwujudnya misi Pemkot Palangka Raya.”Konkretnya itu untuk semua warga Palangka,” tukasnya.
Fairid melanjutkan, peran pelaku usaha dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan sangat diperlukan. Terutama membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di lingkungan tempat usaha. “Muara akhirnya, tidak hanya bermanfaat bagi perseroan, tapi juga bagi komunitas terdampak maupun masyarakat Jadi, bantuan pelaku usaha ini sangat sejalan dengan tujuan pembangunan daerah, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Menurutnya, Mal Pelayanan Publik (MPP) merupakan salah satu strategi pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Yang mana pengelolaan MPP dilakukan secara terpadu dan terintegrasi untuk menyediakan layanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat, sehingga perekonomian mampu dibangun secara berkelanjutan pula.
Ditambahkan Fairid, komitmen Pemkot dalam menghadirkan MPP yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat kota dan diharapkan bisa menjadi momentum untuk bangkit dari krisis. Dengan perubahan sistem birokrasi dan pelayanan publik, pemerintah bisa menjawab tantangan global, serta bertransformasi menuju negara maju. Selain itu dikatakan, dengan langkah itu diharapkan bisa terwujud pemerataan pembangunan melalui pembangunan perkotaan berkelanjutan yang produktif dan tanggap perkembangan kota, berdasarkan karakteristik. Terutama potensi wilayah, dan pelestarian budaya lokal.
”Kita akan terus kejar hal itu. Dan, saya secara pribadi yakin bisa mewujudkannya, tentunya seperti saya bilang adalah dukungan semua pihak. Jadi sama-sama kita bangun Palangka Raya lebih baik,” tandasnya. (daq/gus)








