JAKARTA, radarsampit.com – Para pemudik terpantau mulai menjalani arus balik menuju kota-kota besar kemarin. Kepadatan mulai terjadi di ruas tol Transjawa menuju Jakarta.
Jasa Marga memparjang jalur one way. Korlantas Polri siapkan safety car dan penambahan cone barier untuk antisipasi dan mengontrol kepadatan lalu lintas.
Salah satunya perpanjangan one way dilakukan di Transjawa ruas Jawa Tengah. Jika pada Sabtu, one way dilakukan di ruas tol Semarang seksi A,B,C sd KM 414 gerbang tol Kalikangkung, Jasa Marga memperpanjang one way kemarin dari KM 459 tol Semarang-Solo sampai KM 414 gerbang tol Kalikangkung pada 12.47 WIB.
“Perpanjangan one way atas diskresi kepolisian,” ucap VP Corporate Secretary and Legal Jasamarga Transjawa Ria Marlinda Paallo kemarin. Terpantau, volume lalu lintas yang kembali dari arah Jalan Tol Trans Jawa mulai meningkat. Akses ini dibuka untuk pemudik dari arah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang menuju ke Jakarta.
Di sisi Jawa Barat, Jasamarga juga menambah gate di gerbang tol Ciperna Barat. Pembukaan gate tambahan itu dilakukan sejak Sabtu sore, pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, GT Ciperna Barat diperuntukkan sebagai akses keluar perjalanan dari Jakarta menuju Kota Cirebon dan sekitarnya.
“Pengguna jalan asal perjalanan dari Cirebon, Kuningan dan sekitarnya dapat menggunakan GT Ciperna Barat di KM 203+600 untuk menuju arah Jakarta selama one way diberlakukan periode arus balik,” terangnya. Ada tiga gardu tol yang bisa diakses selama arus balik berlangsung.
Guna mempercepat akses masuk, petugas juga telah menyiapkan petugas mobile reader yang bisa digunakan penggunaa jalan untuk melakukan transaksi. Guna mengurai kepadatan lalu lintas.
Sementara di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek petugas kembali menerapkan contraflow kemarin. Rekayasa lalu lintas yang diberlakukan berupa contraflow 2 lajur mulai dari KM 70 s.d KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pukul 13.14 WIB.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, contraflow untuk Jakarta-Cikampek akan dilihat dari kepadataan kendaraan. “Namun, apabila traffic counting mengalami peningkatan akan dilakukan tiga lajur,” katanya. Dia memprediksi, di ruas ini kepadatan akan terjadi mulai Minggu malam.
Korlantas telah menyiapkan beberapa komponen guna menunjang keamanan dan kenyamaman pemudik. Di antaranya dengan penambahan safety car atau kendaraan pengawalan guna memantau batas kecepatan. Serta penambahan kendaraan bantuan seperti mobil derek, ambulan dan sebagainya.
Aan mengatakan upaya peningkatan infrastruktur jalan juga dilakukan pihaknya dengan menambah pembatas jalan seperti traffic cone dan barrier. Penambahan lampu pembatas di jalur contraflow juga menjadi prioritas.
Sementara itu, Jasamarga Metrpolitan Tollroad memprediksi masih ada 40 persen pemudik atau lebih dari 100 ribu kendaraan yang diprediksi akan menuju Jabodetabek lewat gerbang tol Kalihurip Utama hingga hari ini (15/4).
Potensi itu terlihat dari aktivitas pemudik yang terpantau meningkat di lintas ruas tol Cipularang-Padaleunyi arah Jakarta. Kepadatan terpantau di beberapa titik jelang Rest Area yaitu Rest Area KM 125 dan KM 97. Kepadatan juga dapat terjadi akibat adanya kendaraan gangguan di bahu jalan.
Puncak Arus Balik
Hari ini (15/4) dan besok (16/4) diperkirakan menjadi puncak arus balik. Sehinga berbagai persiapan dilakukan. Kemarin (14/4) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau sejumlah titik di Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk memastikan arus balik Lebaran 2024 berjalan lancar.
Sejumlah titik yang ditinjau antara lain Simpang Joglo Solo, gerbang tol Boyolali, Terminal Banyumanik, gerbang tol Kalikangkung, serta sejumlah rest area pada ruas jalan Tol Semarang – Cirebon.







