Radarsampit.com – Perayaan keagamaan kerap berhenti pada seremoni. Namun bagi Panitia Natal Nasional (PNN) 2025, Natal dimaknai sebagai momentum untuk menjangkau realitas sosial yang dihadapi masyarakat, terutama kelompok rentan di perkotaan dan daerah-daerah dengan keterbatasan akses layanan dasar.
Pada Hari Natal, 25 Desember 2025, PNN 2025 menggelar aksi berbagi di sejumlah titik di Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Perayaan Natal Nasional 2025 yang tidak hanya berfokus pada perayaan liturgis, tetapi juga pada kerja-kerja sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
Tiga lokasi dipilih sebagai titik penyaluran bantuan, yakni RW 001 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit; kawasan Jalan Paus, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung; serta Taman Pintar, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung.
Wilayah-wilayah tersebut dikenal memiliki kepadatan penduduk tinggi dengan beragam persoalan sosial khas perkotaan. Dalam aksi tersebut, panitia menyalurkan 2.181 potong pakaian layak pakai. Bantuan terdiri dari pakaian anak-anak hingga dewasa, baik untuk laki-laki maupun perempuan.
Bagi sebagian keluarga, bantuan semacam ini bukan sekadar pelengkap, melainkan penopang kebutuhan dasar di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan pasca pandemi dan kenaikan biaya hidup.
Ketua PNN 2025 Maruarar Sirait menyatakan bahwa perayaan Natal tidak semestinya berhenti pada simbol-simbol keagamaan. Menurutnya, iman yang dirayakan seharusnya berkelindan dengan kepekaan terhadap situasi sosial di sekitar.
“Perayaan Natal harus menghadirkan manfaat nyata. Iman yang dirayakan perlu diwujudkan dalam aksi yang berdampak,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Pendekatan tersebut tercermin dalam kebijakan alokasi anggaran PNN 2025. Panitia menetapkan porsi 70 persen dana donasi untuk kegiatan sosial, sementara 30 persen dialokasikan bagi kebutuhan perayaan puncak dan kegiatan liturgis.
Konsep ini dirangkum dalam prinsip ‘Sederhana, Berdampak, dan Terbuka’, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada panitia.







