Program Beras Subsidi Dinilai Signifikan Kendalikan Inflasi

pasar murah beras sampit
LANGSUNG LUDES: Beras yang dijual dalam pasar penyeimbang di Kantor Kecamatan Baamang, Jumat (20/1). (IST/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah menilai program beras subsidi yang dilakukan pemerintah provinsi setempat memberikan dampak signifikan dalam upaya pengendalian inflasi hingga saat ini.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah Budi Cahyanto di Palangka Raya, Selasa, mengatakan, pelaksanaan program tersebut efektif sebagai pengendali harga karena menyediakan beras bagi masyarakat dengan harga lebih terjangkau.

Bacaan Lainnya

“Karena masyarakat yang seharusnya ke pasar membeli beras, akhirnya tidak perlu melakukannya karena adanya beras subsidi. Artinya permintaan pasti turun, sehingga akan mampu menurunkan harga,” ujar Budi

Untuk itu, Bulog sebagai mitra Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah khususnya dalam pelaksanaan dan pendistribusian beras subsidi tersebut, terus menyalurkan beras subsidi kepada masyarakat secara rutin ke berbagai daerah.

Penyaluran beras subsidi Pemprov Kalteng selain dilakukan di kota sampel inflasi seperti Palangka Raya dan Sampit, juga menyasar berbagai daerah yaitu Kapuas, Sukamara serta lainnya.

Baca Juga :  Mafia Minyak Kobar Diringkus, Segini Besar Cuannya

“Rata-rata dalam satu bulannya beras subsidi ini kami distribusikan kepada masyarakat sekitar 400 ton. Beras subdisi ini terdiri dari beras jenis pera (karau) seharga Rp50 ribu per lima kilogram dan pulen Rp47.500 per lima kilogram,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Riza Rahmadi mengatakan, melalui program subsidi beras yang digagas Gubernur Sugianto Sabran itu, pemerintah provinsi berupaya menyediakan akses beras yang terjangkau bagi masyarakat.

“Gubernur ingin pemerintah daerah dapat benar-benar hadir di tengah masyarakat, salah satunya melalui penyediaan beras murah ini, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” ujar Riza.

Bahkan menurutnya, pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Bulog wilayah setempat, telah berkoordinasi dengan pihaknya dan Bulog Kalimantan Tengah untuk dapat mengikuti atau mengadopsi program yang pihaknya jalankan tersebut.



Pos terkait