SAMPIT, radarsampit.com – Bangunan Puskesmas Kotabesi yang dianggarkan senilai Rp 2,5 miliar akhirnya diresmikan Bupati Kotim Halikinnor, Jumat (2/2/2024). Pembangunan puskemas sempat terhenti karena alasan teknis, sehingga baru selesai di tahun 2023 dan diresmikan di tahun 2024.
“Bangunan ini sudah mulai dibangun dua tahun lalu, sempat mangkrak karena pihak penyedia tidak bisa menyelesaikan tepat waktu. Tahun lalu dilanjutkan lagi, hari ini sudah bisa diresmikan,” kata Halikinnor, Jumat (2/2/2024) siang.
Halikinnor juga telah meninjau seisi ruangan yang menurutnya sudah cukup lengkap dan sudah memenuhi standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Setelah saya meninjau ruangan sudah bagus dan cukup lengkap. Harapannya dengan adanya puskesmas yang didukung dengan fasilitas kesehatan yang lengkap, pelayanan kesehatan bisa lebih baik, paling utama dokter dan perawatnya bekerja maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Halikinnor.
Renovasi total bangunan Puskesmas Kotabesi sebagai salah satu komitmen Pemkab Kotim dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan.
“Saya berharap pelayanan kesehatan di Puskesmas Kotabesi dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lebih cepat dan tidak ada kendala,” ujarnya.
Halikinnor berpesan kepada tenaga kesehatan di rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu, dan puskesdes agar selalu semangat menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab, ikhlas, dan senang hati.
“Pekerjaan apapun yang dilakukan dengan ikhlas akan dapat meningkatkan pelayanan. Saya juga mengharapkan tenaga kesehatan agar terus meningkatkan kompetensinya dan kapasitasnya sesuai dengan tuntutan zaman dan ketentuan yang berlaku. Masalah tunjangan perbaikan penghasilan dan insentif akan selalu diupayakan Pemkab Kotim sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada,” ujar Halikinnor.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi mengatakan, Puskesmas Kotabesi salah satu puskesmas dari 21 puskemas di 17 kecamatan se-Kotim.
Puskesmas Kotabesi dibangun pertama kali di tahun 1978 dengan konstruksi kayu selama 20 tahun di Jalan Paul Suling, Kotabesi Hulu. Seiring dengan waktu, kondisi bangunan menjadi kurang layak.
Pada tahun 1998 bangunan Puskesmas Kotabesi direlokasi di Jalan Tjilik Riwut, kemudian fasilitasnya ditingkatkan dengan menambah ruang unit gawat darurat, ruang bersalin dan tata usaha serta kelengkapan lainnya.
“Kami merasa bangga pada Jumat yang berkah bagi kita semua, Puskesmas Kotabesi sudah selesai dibangun dan diresmikan sesuai standar Kemenkes dengan harapan bangunan yang sekarang bisa memberikan akses pelayanan yang baik khususnya masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Kotabesi,” kata Umar Kaderi.
Umar Kaderi menyebut pembangunan Puskesmas Kotabesi menelan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar. Pembangunan sudah dimulai tahun 2021, namun kontraktor pelaksana tidak dapat menyelesaikan tepat waktu sehingga terkena black list.
Tahun berikutnya, pembangunan dilanjutkan kembali dan dapat diselesaikan bangunan fisiknya di tahun 2023 dan awal tahun 2024 ini sudah dapat dioperasionalkan.
Pada tahun 2021 gedung utama Puskesmas Kotabesi direnovasi total menggunakan dana alokasi khusus fisik bidang kesehatan. Renovasi ini dilakukan untuk memenuhi standar bangunan puskesmas sesuai Permenkes Nomor 43 Tahun 20219 tentang Puskesmas.
Saat ini Puskesmas Kotabesi hanya puskesmas rawat jalan, non-perawatan. Puskesmas Kotabesi menyediakan layanan one day care atau layanan perawatan satu hari, terutama untuk ibu bersalin.







